Hari kedua di rumah Om Bokuto.
Gue sebetulnya lagi di sekolah, biasa anak Daddy yang rajin dan baik hati.
Hari ini gue dijemput sama Om Bokuto karena Rei nggak bisa menjemput gue, katanya ada sparing futsal sama anak kelasnya. Padahal kan gue mau lihat.
Lihat Rei ketampanan Rei yang bercucuran keringat, hehe.
Pas gue keluar gerbang, gue melihat hal yang berbeda. Biasanya Daddy kalau menjemput gue sengaja pakai motor biji nangka kaya Dilan dengan gaya khas anak muda, tapi sekarang gue bisa melihat penampakan Om Bokuto dengan kemeja yang dilipat sampai siku dan celana kain hitam lengkap dasi kantor yang udah nggak terpasang benar lagi menyender di kap mobil sambil memainkan hp.
"Om!" Teriakan gue membuat beliau menoleh.
"Akhirnya...," Om Bokuto senyum terus mengusap wajahnya yang terlihat seratus kali tampan dengan rambut yang turun karena keringat.
"Nunggu lama ya Om?" Tanya gue.
"Gak juga sih, cuma risih aja selagi nunggu kamu banyak ibu-ibu seliweran ngeliatin Om dan ada juga yang modus, hadeh nasib orang ganteng,"
Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya tuh bener, anak sama bapak sama-sama pede akut. Pohonnya aja udah begini apalagi buahnya!
Gue cuma mendelik aja, terus ikut masuk ke dalam mobil.
"Mau cari makanan dulu apa langsung pulang?" Tanya Om Bokuto.
"Emang bibi gak dateng Om?"
"Dateng kok,"
"Yaudah makan dirumah aja, hehe,"
Om Bokuto tersenyum terus satu tangannya beralih mengusak-ngusak kepala gue, "Bener kata Daddy kamu, gemesin,"
Setelah itu Om Bokuto fokus lagi nyetir, sedangkan gue cuma bisa ambyar di tempat.
Ini hati gue bisa kuat gak seminggu?
*****
KAMU SEDANG MEMBACA
Daddy! | Kuroo Tetsurou.
HumorCaptain's Haikyuu Daddy the Series " Alhamdulillah nggak khilaf. Untung inget bapak sendiri." ー Kuroo [name] [Daddy!Kuroo Tetsurou×Daughter Reader] warning: trashword, Indo AU/Lokal AU, tidak sesuai puebi dan masih banyak lagi! ©Haruichi Furudate...
