maudy berdiri dan tersenyum kepada perempuan itu dan memberi tangannya untuk bersalaman
solbin melihat itupun membalasnya
"maudy" kata maudy memperkenalkan dirinya"solbin" jawabnya
"kamu duduk disini?" tanya maudy
"iya" jawab solbin dingin
maudy agak canggung. dan menatap ke marvel dan juga fani.
maudy mengambil tasnya untuk berpindah duduk. tetapi lengannya ditahan oleh marvel dan tasnya diramoas oleh marvel"marvel"
"kenapa? " tanya marvel
"kembalikan tas ku" pinta maudy
"tidak, sebelum kau duduk disini dan tidak boleh pergi kemana mana" kata marvel
maudy menggigit bibir bawahnya dan menatap ke solbin
solbin menaiki sebelah alisnya
"pagi semua" tiba tiba bu rina sudah datang"solbin, maudy kenapa masih berdiri?, duduk sana" kata bu rina
solbin dengan segera mendorong bahu maudy sehingga solbin mendapat bangku itu duluan. dan duduk ditempatnya, sementara maudy masih berdiri ditempatnya
"maudy kenapa masih berdiri!, duduk!!" tegas bu rina
maudy yang kebingungan dengan segera ia mengambil tasnya ditangan marvel dan duduk ditempat yang kosong. dimana tempat yang jarang diduduki sehingga kursinya dingin karna AC ruangan. maudy duduk dibarisan kanan pojok belakang dekat di pintu kelas belakang.
fani melihat keberadaan maudy disana, ia kesal terhadap solbin. yang ingin sesuka hatinya saja, dasar cewe MANJA!!!
bel istirahat, fani menghampiri maudy sedang membereskan alat tulisnya dan mengajaknya untuk makan bersama
"maudy, kantin yuk" ajak fani
maudy mengangkat kepalanya melihat kefani. dengan senang hati maudy pun tersenyum tanda Mau
dilorong kelas fani dan maudy berjalan bersama. disana semua siswa siswi melihat keberadaan maudy, mereka menjauh bahkan berbisik bisik
"eh dia kan yang katanya ayahnya itu perkosain cewe"
"jauh jauh ayahnya tukang perkosa. sampe sampe dinikahin untung tanggung jawab, tapi sama istri sahnya nggak tanggung jawab, jangan jangan dia udah diperkosa sama ayahnya"
bisikkan itu membuat fani geram dan berbalik badan lalu mendorong seorang cewe yang berbisik yang tidak tidak
"eh kalo ngomong jan dibelakang. didepan sama orangnya!!" marah faniseorang cewe itu berdiri lalu merapikan rambut panjangnya yang berantakan
"santai dong, lagian kita nggak ngomongin lo. ngapain lo sewot!!" balasnya dengan teriak"gue sahabatnya kenapa lo!!??" balas fani dengan super teriakkannya dan mendorong seorang cewe itu lalu cewe itu mendorong fani
maudy maju untuk memisahkan mereka berdua. tiba tiba seorang cewe itu tidak sengaja mendorong bahu maudy sehingga ia terjatuh
fani segera membantu maudy untuk berdiri tetapi seorang cewe itu dengan segera lari dari sana, nanti takutnya dia yang kena salah akhirnya dia lari dari fani sih harimau ganas ini
"may lo nggak papa?" tanya fani
maudy menggelengkan kepalanya
***
bel pulang sekolah. maudy mengemaskan barang barangnya dan kakinya yang masih sakit dibagian kiri
"marvel pulang bareng mau nggak?" tanya solbin membuat fani menoleh kesolbin lalu kemarvel dengan penuh selidik

KAMU SEDANG MEMBACA
DEPRESI [Maudy]✔
Teen FictionMaudy Alincia anak cantik, yang ceria, dan ramah kepada semua orang, kecuali kepada marvel. mereka sering sekali berantem dikelas, walaupun yang mulai itu Maudy, Marvel tetap dingin menghadapi anak itu disaat kedua orangtuanya berpisah, sikap maudy...