part 8

15.6K 582 6
                                        

Help 10k vote guyss

Vote sebelum membaca

!===!===!===!===!===!===!===!

Makasi guys

🐞🐞🐞

Sampainya di bandara Indonesia.
Jam sudah menunjukan pukul 00. 45.

“Nesa” panggil Alka saat di dalam mobil dalam perjalanan menuju rumah.

“iya pak” Nesa menjawab dengan nada mengantuk.

“kamu mau pulang apa menginap di rumah saya?” Tanya Alka.

Namun Nesa tak kunjung menjawab saat Alka melihat Nesa di sampingnya Nesa sudah tidur dengan lelap. Baru beberapa saat Alka bertanya kenapa Nesa cepat sekali tidur. Lalu Alka mengajak Nesa untuk kerumahnya karena hari sudah larut malam.

Saat sampai dirumah, Alka lalu mengangkat Nesa yng berada di dalam mobil untuk dibawa masuk ke kamar tamu.

Setelah selesai meletakan Nesa di kamar, Alka lalu pergi menuju kamarnya untuk istirahat.

Pagi yang cerah yang membangunkan Nesa dari alam tidurnya itu. Saat Nesa bangun ia bingung dimana ia tidur saat ini dan Nesa terkejut kenapa ia bisa di kasur . Saat ingin keluar dari kamar ini Nesa seperti teringat ruangan ini.

Saat melihat keluar Nesa terkejut ternyata ia berada di rumah Alka. Nesa lalu pergi menuju kamar Alka yang dimana Alka tengah bersiap-siap.

“permisi pak” ucap Nesa sambil mengetuk pintu.

“masuk” jawab Alka.

“bapak yang angkat saya kekamar kemarin ya?” Tanya Nesa.

“ya saya yang ngangkat kamu ke kamar dan kenapa saya enggak mengantar kamu ke rumah karena hari sudah larut” jelas Alka sambil mengenakan dasi didepan cermin. Nesa yang melihat itu lalu ia bertanya.

“pak bisa saya bantu memasang dasi anda?”.

“silahkan” jawab Alka.

Saat Nesa ingin memasang dasi ia tak sengaja tersandung oleh kaki tempat tdur lalu Nesa terjatuh sontak Alka menolongnya dan Nesa jatuh tepat dalam pelukan Alka. Tidak lama kemudian Nesa lalu melepasan pelukan dari Alka.

“maaf pak”.

Lalu Nesa memasangkan dasi saat memasangkan dasi mata mereka berdua tak sengaja bertatapan. Lalu Nesa yang sadar dengan tatapan itu, lalu Nesa memalingkan penglihatannya.

Setelah selesai memakaikan dasi, Nesa lalu meminta izin kepada Alka untuk membuat Sarapan “pak saya permisi dulu mau buat sarapan pagi dulu ya”.

Alka menjawab “baiklah”.

Selesai membuat sarapan Alka yang sudah menunggu di meja makan dengan melihat data-data di laptopnya dan lalu Nesa menghidangkan sarapan pagi untuk Alka dan juga untuknya.
Saat selesai sarapan pagi
“Nesa sekarang kamu kan libur sebelum pulang mandi dulu dan barang kamu udah di mobil kamu” jelas Alka.

“baik pak, makasi” jawab Nesa
Lalu Alka pergi menuju kantor dan Nesa lalu mandi dan setelah selesai semuanya ia lalu pulang menuju apartemennya.

Saat sampai di apartemen ia ingat bahwa Nesa membawa sedikit oleh-oleh yang ingin ia berikan untuk pacarnya, tapi bukan sekarang karena Nesa yang lelah ia memutuskan untuk istirahat saja dan besok masih libur, Nesa memutuskan untuk besok kerumah pacarnya itu.

“aduh capek banget” grutu Nesa dan lalu menjatuhkan dirinya di atas kasur.

Hari sudah pagi, namun Nesa belum bangun juga dari tidurnya. Saat jam menunjukan pukul 09.00 Nesa pun bangun dari tidurnya.

“aduhhh enak banget rasanya bangun siang” ucapnya.

Lalu ia biasa melakukan kegiatan pagi dan hari sudah sore Nesa pun menjalankan mobilnya ke rumah kekasihnya dan membawa beberapa oleh-oleh.

Sampai di rumah pacar Nesa, pacarnya memang enggak tau ia akan datang karena Nesa ingin memberikan kejutan untuk nya.
Saat Nesa ingin masuk ia melihat pemandangan yang engak enak untuk di pandang oleh Nesa karena pacar yang dia sayangi sedang bersama wanita lain.

“Sendi lo ngapai berduaan sama wanita itu?” Tanya Nesa dari luar pagar sambil berteriak. Sontak Sandi dan pacarnya itu terkejut dengan ada orang yang tiba-tiba teriak sangat keras.

“oh Nesa, lo enggak usah datang lagi kesini gue udah mutusin lo” jelas Sendi.

“tapi sen…” air mata Nesa yang mulai menetes namun ia tahan ia tak mau terlihat lemah di depan mereka.

“mendingan lo pergi aja sana, lo itu miskin” ucap pacar sendi.

“eh lo, lo enggak tau apa-apa” jawab Nesa.

“gue tau lo itu memang miskin” jawab Reni pacar Sendi.

“lo tau dari man gue miskin, emangnya lo pernah kerumah gue?” Tanya Nesa.

“gue pernah ke apartemen lo, apartemen lo enggak semegah-megah yang di bayangkan” jawab Sendi.

“itu emang apartem gue beli yang enggak mahal, tapi lo belum pernah kerumah gue lo enggak pernah membayangkan kekayaan gue dan lo pacarnya Sendi lo jangan sok tau” jelas Nesa.

Selama ini Nesa tak pernah memamerkan kekayaannya namun di saat saat ini, Nesa sudah tak tahan. Gara-gara harta pacarnya sendiri memutuskannya. Untung saha saat berpacaran Nesa tak pernah memamerkan kekayaan nya, bisa-bisa harta Nesa habis untuk sandi yang hanya menyukai uang saja.

“oh ya lo akan menyesal karena telah mutusin gue” ucap Nesa, namun mereka berdua menganggap remeh Nesa.

Saat Nesa ingin masuk kedalam sedan mewahnya, Sendi pun terkejut akan Nesa yang membawa mobil yang terbilang mahal.

Sendi yang terkejut lalu….

Help 10k vote
*==*==*==*==*==*==*==*

Bersambung

Bagaimana part ini komenya😊😊😊

Jangab lupa pencet tombol bintang ya (vote).

Tunggu part berikutnya ya

💗💗💗

My love is a CEO (completed) ✅Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang