part 31

12.8K 290 0
                                        

Part sebelumnya

Dari keluarga Hery sampai saat ini belum mendapatkan laporan adanya demo yang dilakukan karena anak mereka mati. Ya, memang Hery sendiri mati karena keinginan nya sendiri.

Dan bukan hanya masyarakat dunia yang kaget dengan yang terjadi, seluruh keluarga Grup Bagaskara dan Grup perusahaan Ananta juga kaget mendengan Nesa, putri dari bos mereka mengalami masalah yang sangat-sanagt tidak bisa di sangka-sangka.

Beberapa hari kemudian. Alka lagi-lagi menyurh untuk mengumpulkan seluruh karyawan Bagaskara untuk mendengarkan ada pengumuman penting yang ingin di katakan oleh Alka dan juga Bagaskara dan istrinya.
Hari ini adalah hari senin yang cerah, namun tidak untuk karyawan Bagaskara. Ya, mereka saat ini harus mendengarkan kemarahan bos mereka sendiri.

"apakah semua sudah ada disini?" tanya Alka kepada karyawan

"sudah pak" jawab mereka

"kalian sudah tau apa yang akan saya bicarakan saat ini?" tanya Alka lalu melipatkan tangannya.

"sudah tau pak" jawab mereka

"lalu?" tanya Alka

"kami harus meminta maaf" jawab mereka

"apakah segampang itu, jika nanti ada masalah apakah akan selalu seperti ini?" tanya Alka yang dimana membuat seluruh karyawan diam

"keputusan saya sudah Final, jika ada yang berani melakukan ini lagi kepada siapa pun, karywan apa pun dengan jabatan apa pun, maka mereka akan saya pecat dan di proses secara hukum jika melakukan hal-hal di luar batas!!!" jelas Alka

"baik pak, kami mengaku salah" seluruh karyawan lalu menunduk

"ketua apa yang ingin anda ucapkan?" tanya Alka kepada papahnya (Bagaskara)

"baiklah" ucap Bagaskara

"saya sangat kecewa dengan kalian semua, baru kali ini saya mendengar bahwa karyawan Bagaskara melakukan hal-hal yang sangat tidak terpuji, apakah karena kalian cemburu dengan bos kalian?" lanjut Bagaskara

"jika saya mendengar laporan ini dari Presiden Alka, maka saya akan langsung sendiri memecat orang tersebut" jelas Bagaskara

Dan benar-benar hari ini para karywan mendengarkan ceramahan yang begitu panjang, karena memang ini salah mereka sendiri. Grup Bagaskara telah mengeluarkan surat-surat syarat menjadi karyawan Bagaskara dan peraturan-peraturan sudah di tempelkan di setiap meja-meja. Saat ceramah itu berlangsung Nesa hanya mendengarkan apa yang mereka ucapkan, tanpa merespon apa pun. Karena dirinya masih belum bisa memaafkan yang di lakukan oleh para karyawan tehadapat dirinya. Sedangkan mama Alka sendiri hanya mendampinggi sambil memberikan beberapa ceramah.

Tepat jam 8 malam pada hari ini, keluarga Bagaskara datang ke kerumah keluarga Ananta. Sampainnya keluarga Bagasakar di sana, mereka membicarakan topik yang begitu tak terduga. Ya, sampai saat ini mereka baru tau bahwa Alka dan Nesa sudah berpacaraan. Dan Alka sendiri melamar Nesa tepat di depan para Keluarga.
"mah, pah tante dan om, saya Alka,  saya ingin melamar Nesa, putri anda" ucap Alka sambil membuka sebuah kota cincin yang seharga triliunan rupiah.

"apakah anda mengijin kan nya?" tanya Alka yang seketika membuat semua orang tersenyum dan Nesa sediri sangat malu apa yang di lakukan oleh Alka saat ini.

"tentu saja, apa yang di ingin kan oleh Nesa, tante dan om pasti akan setuju" ucap mama Nesa

"mama" ucap Nesa

"kenapa?, jangan jadi anak kecil lagi, kamu sekarang udah dewasa, jadi apa yang ingin kamu lakukan, pasti yang terbaik, mama tau kamu pasti memilih orang yang pas untuk dirimu" ucap mama Nesa

My love is a CEO (completed) ✅Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang