Help 10k vote
Vote sebelum membaca
!===!===!===!===!===!===!===!
Makasi udh vote
Lanjut
Sejam setelah Alka keluar bersama perempuan itu dan akhirnya mereka datang namun masih saja Alka yang terlihat sangat tidak senang dengan kehadiran perempuan tersebut.
“Nesa apakah kamu sudah makan?” Tanya Alka yang menghampiri meja Nesa yang tepat di depan pintu ruangan Alka, namun perempuan itu “ih apansi ko kamu malahan nanyain di udah makan apa belom teserah dia dong mau makan atau enggak atau mungkin mau mati sekalian” ucap perempuan itu dengan meremehkan Nesa namun Nesa harus sambar menghadapi ini semuanya.
“belum pak” jawab Nesa dengan jujur.
“ini saya bawakan makan siang untuk kamu” lalu Alka memberikan makan siang yang ia bungkus untuk Nesa, saat Alka ingin membungkus makanan siang itu Alka berpura-pura bahwa makannan siang itu untuknya lagi.
“makasi pak” jawab Nesa dengan senyum kemenangannya.
“Alka kok kamu malahan kasi dia makan siang itu, dia tuhh enggak pantas untuk makan-makanan mahal itu” ucap perempuan itu lagi.
“emangnya kamu siapa sih ngurusin kehidupan aku?” Tanya Alka kepada Dira perempuan itu.
“ih kok kamu gitu sih?” Tanya Dira.
“kamu Dira enggak usah lagi kekantor ku, mendingan kamu cari laki-laki yang lebih kaya deh” suruh Alka.
“ok kalau gitu, awas kamu nyesel ngasik aku keorang lain” jawab perempuan itu.
Alka yang tak menanggapi perkataan Dira, ia lalu masuk kedalam ruanggannya.
Saat Nesa melihat Dira, Dira seperti marah kepada Nesa, karena semua ini di sebabkan oleh Nesa.
Namun Dira adalah perempuan dewasa yang berlagak anak kecil yang hanya memanjakan dirinya saja dan tidak mrmik8rkan cinta atau apa pun itu. Dira hanya mencari harta dan sensasi saja.
Beberapa saat kemudian, Nesa masuk kedalam ruangan Alka ingin memberi tau jadwal Alka selanjut nya
Saat Nesa di dalam ruangan.
"permisi pak".
Lalu Alka membalikan badannya yang habis melihat keluar jendela.
"ada apa?" tanya Alka
"jadwal anda lagi dua hari lagi ada rapat penting" ucap Nesa.
"Nesa siapa saja yang ikut dalam rapat itu?" tanya Alka.
"yang ikut dalam rapat adalah Mr Jonh dari Jerman, Mr jack dari Australia, Mr remin dari inggris dan terakhir Mr denos dari Afrika yang bertepatan di hotel laras 66" ucap Nesa.
"tolong kerjakan berkas ini dengan baik untuk rapat" suruh Alka.
"baik pak".
Saat di apartemen. Nesa lalu mengerjakan apa yang di berikan oleh Alka.
Nesa di berikan waktu hanya sehari untuk pengerjaannya, namun Nesa pada saat hari pengerjaan berkas tersebut, Nesa merasa ia memikirkan mantan pacarnya dulu ternyata ia hanya mencari perempuan kaya saja. Pikiran itu yang membuat Nesa tak fokus tengan tugasnya saat ini.
Saat di kantor
Saat Nesa menyerahkan tugas tersebut, Alka kaget melihat apa yang di buat oleh Nesa.
“Nesa apa yang kamu buat ini?” Tanya Alka yang sangat marah dengan Nesa.
Nesa yang gugup akan menjawab pertanyaan Alka, ia tak bisa mengeluarkan satu patah kata pun.
“untung saya cek dokumen ini kalau enggak, bisa berantakan semuanya” ucap Alka.
Nesa saat itu rasa yang mungkin tibul sedikit rasa cinta kepada Alka namun rasa itu hilang seketika.
Alka lalu meninggalkan kantornya itu untuk pergi kerumah tanpa mengajak Nesa.
Nesa yang merasa bersalah dengan yang ia perbuat Nesa hanya bisa menahan kesedihannya itu. Lalu dengan berani Nesa pergi ke rumah Alka dengan menaiki taxsi.
Sampainya di sana Alka yang tengah sibuk memperbaiki semua kekacauan yang hampir saja terjadi.
“permisi pak” ucap Nesa
“ngapain kamu kesini?” Tanya Alka.
“tolong kasi kesempatan kali ini aja pak, saya akan memperbaiki semuanya” jelas Nesa.
Alka yang masih ragu dengan Nesa saat ini, ia masih memberikan kesempatan kali ini. Selama lima tahun bekerja di kantor Nesa hampir tidak pernah melakukan kesalahan, namun apa yang di buat Nesa saat ini, yang membuat Alka kecewa berat dengan Nesa.
Nesa lalu lebih serius mengerjakan tugas tersebut dan akhirnya selesai jam 01.00. Alka yang masih saja menemaninya mengerjakan dokumen tersebut. Alka yang heran kenapa yang di kerjakan Nesa yang pertama dan kedua beda?".
“Nesa kenapa kamu, apakah ada masalah?” Tanya Alka.
“enggak kok pak” jawab ragu.
Nesa setelah selesai di cek hasil kerjanya oleh Alka lalu ia meminta izin untuk pulang. “pak saya minta izin untuk pulang” ucap Nesa.
“apakah kamu berani pulang jam segini, di jalan saat ini sangat sepi” ucap Alka.
“enggak kok pak” jawab Nesa.
“kamu mendingan tidur di kamar tamu aja” ucap Alka.
Namun Nesa menolak
“tidak usah pak”.
“kalau terjadi apa-apa siapa yang nanggung nanti?” Alka bertanya
Nesa yang menyerah dengan ucapan tersebut ia lalu memutuskan untuk tidur di rumah Alka lagi.
Keesokan harinya rapat penting pun di laksanakan.
Setelah selesai rapat Nesa di berikan izin untuk pulang lebih awal saat di apartemen……….
Help 10k vote
*==*==*==*==*==*==*==*
Bersambung
Jangan lupa vote ya atau pencet tombol bintang
Tunggu part berikutnya
Bagaimana part ini komen ya
🐞🐞🐞
💚💚
KAMU SEDANG MEMBACA
My love is a CEO (completed) ✅
Teen FictionRangking #1 Perjodohan (15-05-2021) #1 Bos (15-08-2020) #1 Sekretaris (06-01-2021) #1 married (05-11-2020) #1 kantor (22-03-2021) #1 disakiti (20-04-2020) #1 kay...
