Helo 10k vote
Vote sebelum membaca
!===!===!===!===!===!===!===!===!
Makasi udh vote
Jangan menilai orang dari apa yang digunakannya atau ada pepatah yang bilang bahwa jangan melihat buku hanya dari sampulnya.
🐞🐞🐞
Sendi yang terkejut lalu ia mengatakan “Nesa gue hanya bercanda” ucap Sendi.
Saat Nesa mendengar kata itu, “kenapa lo baru lihat mobil gue aja lo udah minta gue untuk balikan apa lagi lo lihat rumah gue” jawab Nesa.
“gue enggak mau sama Reni, gue hanya bercanda” jelas Sendi
“gue enggak mau balikan sama lo, gue enggak suka sama cowok matre kayak lo, lo hanya lihat hart gue” lalu Nesa menjalankan mobilnya.
Sendi yang mengucapkan kata-kata yang membuat Reni sakit hati dan tak mau sama Sendi lagi.
Kenapa mantan pacar sendi bisa lebih kaya dari dirinya (Reni). Reni di depan Nesa seperti orang kaya namun hal itu terbalik, Nesa yabg menggunakan pakaian sederhana namun ia memiliki segalanya.
Jangan menilai orang dari apa yang digunakannya atau ada pepatah yang bilang bahwa jangan melihat buku hanya dari sampulnya.
“sendi gue enggak mau sama lo lagi, kita putus sekarang” ucap Reni yang lalu meninggalkan Sendi.
Dalam sehari Sendi mengalami keburukan yaitu di putusi oleh dua cewek sekaligus.
Saat dalam perjalanan Nesa merasa tersakiti oleh ucapan Sendi kekasihnya sendiri dan Nesa sudah tak tahan ia lalu membanjirkan wajahnya dengan air mata itu.
"Nesa lo ngapai nangisin orang kayak sendi, dia hanya nyari harta bukan mencari cinta" grutu Nesa.
Beberapa saat kemudian ada panggilan yang masuk, saat Nesa membaca nama tersebut ternyata tertulis nama Alka. Lalu Nesa menganggkat telepon itu.
Nesa menjawab telpon Alka dengan sebaik mungkin supaya ia tak ketahuan ia sedang menangis.
“halo pak, ada apa?” Tanya Nesa.
“Nesa tolong kerumah saya saat ini” jawab Alka, namun Alka mendengar ucapan Nesa seperti dalam masalah atau sedang menangis, namun Alka tak menanyakan itu.
“baik pak saya akan kesana” jawab Nesa
Lalu telepon pun terputus
Sampainya di rumah Alka, Alka melihat mobil mewah terpakir di halaman rumahnya.
“siapa yang datang bertamu sore-sore gini?” Tanya Alka dalam hatinya, saat Alka melihat seseorang itu keluar dari dalam mobil, Alka terkejut melihat Nesa membawa mobil yang terbilang sangat mahal itu karena biasanya Nesa tak pernah menggunakan mobil itu.
Saat Nesa sampai di dalam, sudah terlihat Alka yang tengah duduk di sofa.
“sore pak” salam Nesa.
“sore” jawab Alka
Alka melihat Nesa seperti habis nangis.
“Nesa apakah kamu habis menangis?” Tanya Alka.
“enggak kok pak” jawab Nesa berbohong.
Alka yang mengetahui bahwa Nesa sebenarnya nangis namun ia tak mau menanyakan lagi.
“ada tugas apa pak?” Tanya Nesa.
“maaf libur kamu saya ambil sebentar, tolong bantui saya mengumpulkan berkas-berkas lama di ruangan kerja saya dan tolong simpan di lemari sebelah sana” jelas Alka.
“baik pak saya kerjakan”
“dan jika kamu butuh saya cari saja saya di ruang tengah” ucap Alka.
“baik pak”.
Saat kerjaan setengah selesai mengerjakan Alka membawakan sesuatu untuk Nesa ya itu adalah coklat hangat.
“Nesa ambil ini” suruh Alka.
“baik pak, untuk siapa?” Tanya Nesa.
“untuk kamu” jawab Alka dan lalu meninggalkan Nesa.
“makasi pak” ucap Nesa dari jauh.
Hari sudah menunjukan pukul 21.00 malam dan tugas Nesa pun sudah selesai. Nesa berjalan menuju ruang tengah yang disana terdapat Alka. Saat Nesa sampai di ruang tengah Nesa melihat Alka yang tengah tidur, Nesa tak berani membangunkannya saat Nesa ingin mengambil tas, Alka terlihat berkeringat dingin dan sangat gelisah seperti seseorang yang bermimpi buruk.
Nesa lalu membangunkan Alka dengan menggoyangkan badan Alka secara perlahan dan Alka pun bangun dari mimpi buruknya itu dan Alka bangun dengan badan yang basa dengan keringat dinginnya itu. Alka yang terkejut akan adanya Nesa tepat di hadapannya.
“anda enggak apa-apa kan?” Tanya Nesa
“Nesa apakah tugas kamu sudah selesai?” Tanya Alka yang tak menjawab pertanyaan Nesa.
“sudah pak, sudah saya selesaikan” jawab Nesa.
“pak minum dulu airnya” suruh Nesa yang sudah di tangan nya membawa segelas air.
Saat Nesa ingin pergi untuk pulang.
“pak saya permisi untuk pulang” saat Nesa berbalik badan, Alka memegang salah satu tangan Nesa.
“Nesa apakah kamu mau menginap sehari saja, saya ada masalah sedikit” ucap Alka.
“baiklah” Nesa tanpa pikir panjang menjawab pertanyaan Alka karena ia kasihan besok ada tugas penting yang harus di urus sama Alka kalau dia sakit karena kurang tidur jadinya kantor akan mengalami masalah.
“pak anda sudah makan malam?” Tanya Nesa.
Alka menjawab dengan gelengan kepala. “saya buat kan makan malam dulu ya pak” ucap Nesa yang lalu berjalan menuju dapur. Setelah beberapa saat Alka lalu menuju dapur untuk duduk di meja makan.
Saat makan malam telah terhidangkan Alka dan Nesa pun makan malam, saat makan malam.
“Nesa apakah itu mobil kamu?” Tanya Alka sambil memasukan suapan nasi kemulutnya sendiri.
“iya pak” jawab Nesa.
“kamu berasal dari keluarga kaya ya Nesa?” Tanya Alka kembali.
“iya pak, saya memang berasal dari keluarga yang mungkin bisa di bilang kaya, tapi saya tak ingin senang-senang dengan uang kesuksesan keluarga saya, saya ingin mencari uang sendiri, saya menggunakan uang yang di berikan oleh ke dua orang tua saya bukan untuk bersenang-senang tapi untuk membeili kebutuhan penting atau untuk mencapai karir yang baik” jelas Nesa.
“berarti mobil yang kamu bawa adalah pemberian orang tua kamu?” Tanya Alka.
“iya pak, mobil itu adalah hadiah dari kedua orang tua saya, dan mobil yang lagi satu dan montor itu saya beli dengan kerja keras saya” jelas Nesa
“lalu………………
Help 10k vote
*==*==*==*==*==*
Bersambung
Tunggu part berikutnya
Gue akan upload setiap hari tubggu ya
Gimana bagi kalian part ini comen ya
Jangan lupa vote atau pencet tombol bintang ya 🌟🌟🌟
KAMU SEDANG MEMBACA
My love is a CEO (completed) ✅
Novela JuvenilRangking #1 Perjodohan (15-05-2021) #1 Bos (15-08-2020) #1 Sekretaris (06-01-2021) #1 married (05-11-2020) #1 kantor (22-03-2021) #1 disakiti (20-04-2020) #1 kay...
