Ilham pulang dari rumah nayla,nayla sekarang sendiri di rumahnya.Nayla menuju kamar mandi untuk membesihkan dirinya.Ia sangatlah senang hari ini karena bisa menghabiskan waktu bersama orang orang yang ia sayangi.
Setelah mandi nayla langsung menyiapkan berbagai keperluannya untuk sekolah besok.
setelah merapikan semua,nayla hendak mengunci pagar rumahnya,karena mata nya sudah sangat mengantuk.Dia mengingat pesan bundanya ,jika ia sendirian harus mengunci semuanya.Orang tua nayla memang pulang malam ini,tapi orang tua nayla membawa kunci cadangan.Saat nayla hendak merapatkan pagar rumahnya,tiba tiba ada seseorang yang membekap mulutnya,nayla seketika tak sadarkan diri.
Orang itu langsung membawa nayla ke suatu tempat.Saat nayla tersadar ia berada di sebuah tempat basecamp anak genk,saat nayla membuka mata hanya ada nathan di depannya sambil memandangi wajah nayla.
"Gue dimana!" bentak nayla
"Tenang tenang,lo aman sama gue." ucap nathan sambil menyunggingkan senyum liciknya.
"Lepasin gue sekarang! tolong!! tolongg!!" teriak nayla
"Hey,sayang jangan berisik nanti ada yang tau kalo kamu sama aku." licik nathan.
"Gak usah sok akrab!lepasin gue!" jerit nayla
"Boleh,boleh kok lepas.asalkan lo harus jadi milik gue." ucap licik nathan sambil mengelus pipi nayla
"Gak usah pegang pegang!!dan gue cuma sayang sama ilham!" jawab ketus nayla sambil menitikan air mata.
"Uluh uluh jangan nangis sayang,Ilham tuh hanya manfaatin lo,biar dia bisa ngelupain nabila." kata nathan sambil tersenyum sinis
"Enggak enggak!!ilham nggak kayak gitu,lo boong kan.Dia udah sepenuhnya move on,dan dia itu punya gue." tangis nayla sejadi jadinya
"Terserah mau percaya apa enggak.Gue ini tau sifat ilham kayak apa.Gue dari bayi di gedein bareng bareng sama dia,gue tau kalo dia punya orang yang dia sayang,pasti akan selalu di sayang.Kayak nabila..."
Saat nathan mengucapkan kata nabila,ia langsung tersadar dari masa masanya bersama ilham.
"Lo harus jadi milik gue nay" ucap nathan
"Enggak!enggak!lo jahat,gue percaya ilham gak kek gtu." jawab nayla.
"Terserah hari ini lo gak percaya sama gue gapapa,tapi liat aja nanti." ucap nathan
"Kalo lo gak mau jadi milik gue,lo bakal abis sama gue malam ini" ucap nathan dengan senyum smirknya.
"plis nat,lepasin gue." ucap nayla sembari menangis.
"Oke,oke lo bisa lepas kalo ilham dateng." ucap nathan sambil mengambil ponselnya.
Nathan seperti ingin menelfon seseorang
Nathan menekan sebuah nomer,dan orang itu mengangkat telepon dari nathan."Hay bro sobat lama gue." sapa nathan pada orang tersebut.
Nayla yang melihat nathan menelfon,hanya diam dan memikirkan ilham.Dia tidak boleh ikut bicara saat nathan menelfon.
"Ngapain lo nelpon gue?" tanya orang itu dengan santai.
"Lo boleh santai jawabnya,tapi kalo gue bilang satu hal ini sama lo,lo pasti bakal kaget." jawab nathan.
"Gausah banyak bacot lo,langsung bilang aja." ucap orang itu di tlpn
"cewe lo ada di gue sekarang." kata nathan sambil tertawa.
"Bajingan!nayla jangan sampe lo apa apain!" kata orang itu yang ternyata ilham.
"Eitss,ada syaratnya." kata nathan

KAMU SEDANG MEMBACA
Ilham & Nayla
Teen Fictionnayla dan teman temannya yang mempunyai problem dengan kakak kelas di sekolah nya yang notabene genk terkenal dan sangat disegani