Ini sudah waktunya pulang.semua siswa dan siswi berhamburan keluar sekolahan,ada yang sengaja main dulu,ada yang bermain basket,mengerjakan tugas dan banyak lagi.
Nayla berjalan ke area parkiran belakang.Tetapi di tengah perjalanan Nayla seperti ada yang menarik lengannya,Dan itu adalah Ryan.
"Apaan si lu narik narik" teriak Nayla.
"Gue cuma pengen ngajakin Lo pulang bareng" jawab Ryan sambil menggandeng tangan Nayla.
"Nggak,gue bawa motor.lepasin tangan gue!" Sahut Nayla.
Ryan membiarkan nayla pergi dan mengambil motornya.
Dari jauh Ilham memperhatikan kedua orang tersebut.hatinya panas,ia benar benar cemburu.
Dia sangatlah dendam kepada Ryan,karna dia dulu pernah menyakiti Nayla.
Sesampainya Nayla di parkiran,semuanya menoleh ke arah Ilham.
Ilham yang merasa bingung lantas bertanya.
"Ngapain Lo liat liat gue?" Tanya Ilham pada teman temannya.
"Itu tuh Nayla gak lu anterin?" Goda temannya yang sudah tau bahwa Ilham dan Nayla sedang mengalami masalah
Nayla yang mendengar itu langsung terburu buru mengambil motornya,tapi saat dia membelokan motornya ia terpleset dan akhirnya jatuh,badannya tertimpa sepeda motor.
Ilham langsung berlari dan menolong Nayla.Teman temannya hanya melihat dan meng ngode agar tidak ada yang membantu Nayla selain Ilham.
Ilham mengangkat motor itu,dan menuju ke arah Nayla.
Ilham membangunkan Nayla,Ilham memapah Nayla agar masuk ke dalam basecamp parkiran tersebut.
Ilham mendudukkan Nayla di sofa panjang dekat jendela.
"Lu luka harus diobatin" ucap Ilham sok dingin padahal ia sangatlah khawatir.
"Nggak usah,gue gak butuh'?" Jual Nayla sok mahal padahal aslinya memang sakit.
"Udah sini" ucap Ilham uang langsung mengoleskan obat merah ke luka Nayla.
"Aw....sakit lagu!" Bentak Nayla.
"Ya gue udah pelan pelan nih" jawab Ilham.
Setelah selesai mengobati Nayla Ilham memakai hodie nya,
"Yuk!" Ucap Ilham tiba tiba
"Kemana?" Tanya Nayla yang kaget.
"Gue anterin pulang!" Ucap Ilham
"Gak usah ga usah,gue bisa kok sendiri!!" Ucap natal sok Sokan
Ilham yang jengkel dengan jawaban nayla.ia pun langsung menggendong Nayla sampai luar dan mendudukkan nanya di jok belakang motor.
Ilham segera naik,dan Nayla duduk di paling ujung motor.
Semua teman teman yang ada disana heran.tapi Ilham dan Nayla hanya cuek.
Di jalan tidak ada pembicaraan diantara keduanya,mereka sibuk memikirkan pikiran yang ada di dalam otak mereka masing masing.
Sesampainya di rumah Nayla
"Assalamualaikum" ketok Ilham
"Waalaikumsallam" bunda kaget dengan kondisi Nayla yang penuh kondisi memar dan di balut perban.
"Kamu kenapa nay!" Ucap bunda yang langsung memegangi nayla.
"Jatuh Bun" ucap santai Nayla
"Pasti kamu ya gan,kamu gak pernah becus njagain Nayla!" Marah bunda Nayla.
"Bun,udah Nayla jatuh sendiri ko" ucap Nayla memberi penjelasan.
Ilham hanya tertunduk dan tak berkata apaapa.
"Tapi ham,semenjak Nayla sama kamu.dia jarang banget bahagia,dia selalu tersakiti karena kamu!kamu gak guna.Mending Ryan dia bisa njagain Nayla dengan baik.ya walaupun di terus pergi.tapi dia gak pernah bikin Nayla magis selama pacaran!" Marah bunda Nayla sambil membandingkan Ilham dengan Ryan.
"Bun,udah bin ini ga salah dia ko.inibudah takdir terus satu lagi kita udah ga ada apa apa Bun!" Ucap Nayla dengan tangis yang sudah mengalir.
Saat Ilham mendengar Nayla berucap seperti itu,dadanya panas hatinya hancur,dia sangatlah sakit hati ditambah bunda Nayla juga membandingkan bandingkan ya.
"Ya udah Lo mending pulang sekarang,btw makasih udah anterin gua." Ucap Nayla.
Nayla langsung masuk bersama ibunya.
Ilham pulang dengan menaiki taksi,didalam tadi Ilham terus kepikiran tentang hubungannya bersama Nayla.
"Nayla apa bener bener udah lupain gue?" Batin Ilham.
Ilham menuju basecamp nya,pikirannya kacau dan hatinya remuk.
....
Sedangkan Nayla yang baru saja keluar dari kamar mandi langsung membuka buku diary nya.
Mengapa?
Mengapa dia datang kembali tuhan?dia yang dulu sudah kupendamkan jauh,tapi mengapa sekarang dia kembali?ditambah sekarang?
Ilham yang menjauhiku dan meninggalkan.Harus diapakan kembali hati ini supaya selalu tegar tuhan??
17/13
Nayla menutup diri nya dan menyimpannya di laci kecil lemarinya.
..
.
.
.
.
Bunda Nayla udah ga suka sama Ilham:(Vomentt

KAMU SEDANG MEMBACA
Ilham & Nayla
Teen Fictionnayla dan teman temannya yang mempunyai problem dengan kakak kelas di sekolah nya yang notabene genk terkenal dan sangat disegani