tujuhenam

1K 15 11
                                    

Nayla masih menangis di dalam pelukan ilham.

"Udah nay,nayla ga boleh nangis ya ikhlasin ryan ya,dia udah tenang di sana." Jelas ilham

"Tapi,gue jahat ham.gue jahat,gue nggak pernah ndengerin

"Dia udah tenang nay disana,kita doain aja ya" ucap ilham menenagkan.

Nayla dan ilham langsung menuju ke makan ryan.nayla langsung memeluk tanah kuburan ryan.
Ilham juga mengikuti nayla dari belakang.

Ia juga merasa iba dengan perjuangan ryan

"Maafin aku yan,aku salah aku nggak ndengerin kamu yan huks hiks" tangis nayla sembari memeluk nisan ryan.

Mereka berdoa di makan ryan

"Maafin gue ya bro,gue ambil Nayla dari lo.tapi gue janji gue bakalan njagain nayla." Ucap Ilham juga sambil meneteskan air mata.

Setelah 10 menit mereka ada disana.teman teman nayla dan ilham juga datang dan mendoakan nya.


5 tahun berlalu

Hari ini adalah hari pernikahan nayla dengan ilham.semuanya kompak mengenakn baju kondangan:v.

Nayla mengenakan kebaya karna memang menggunakan adat jawa pernikhanya

Ijab kabul telah terlaksana dengan baik dan lancar mereka yang ada di sana menangis terharu dan berbahagia

"Wah udah sah aja nih." Ucap destian alay

"Iya nih nanti malem jangan lupa ya konci pintu" timbal davin yang langsung di tertawai  teman temannya.

"Udah lah pah jangan di godain pengantin barunya." Ucap fatun istri davin.

Mereka berdua memang memilih untuk menikah muda dan mendahului teman temannya dan sekarang mereka sudah mempunya 10 anak laki laki dan perempuan.

"Ngapain emang?" Tanya tyas polos

"Ngitung duit kondangan yang maksudnya itu." Jawab nanda menjelaskan.

Semua nya tertawa melihat sikap tyas.

Mereka menjadi keluarga yang sakinah mawadah warohma.dan selalu bahagia.

Tamat

Maap yang endingnya biasa aja
Soalnya author sibuk buat verita yang baru ya

Baca wp ku yang baru ya

Makasih


Ilham & NaylaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang