"Dia Leader terbaik kami, walaupun kami membencinya namun dia tidak pernah membenci kami bahkan sampai akhir pun dia tetap menyayangi kami"
.
.
.
Guys, ini fiksi yaaa
Para member BTS saat ini berada panggung, mereka akan melakukan salam perpisahan pada ARMY.
"ARMY, kami bertujuh maksudku berenam akan selalu mengingat kalian, saat dimana kita bernyanyi bersama, Fanchant bersama. Dan juga kami minta maaf tidak menjaganya dengan baik, dan sekarang bertepatan dengan hari ulang tahunnya, mati kita bernyanyi lagu ulang tahun bersama untuk Namjoon Hyung" ucap Taehyung
Mereka mulai menyanyikan lagu ulang tahun, dan terdengar suara tangis dari salah satu member.
"Taehyungie" lirih Jimin
"Saengil Chukhahae Joonie Hyung" ucap Taehyung
"Gomawoyo memberdeul, ARMY"
Mereka menoleh ke arah asal suara dan mereka melihat Namjoon disana.
Member Bangtan terkejut melihat Namjoon yang tersenyum manis. Taehyung mendekat kearah Namjoon.
"Hyung…apa benar ini Namjoon Hyung?"
Namjoon meraih tangan Taehyung dan meletakkannya dipipinya.
"Apa ini terasa khayalan bagimu, Tae?"
"A…aniya"
Taehyung merasa menyentuh sesuatu yang basah. Dia mengangkat pandangannya dan melihat Namjoon yang menangis.
"A…aku senang kalau Taetae menganggap ini nyata"
"Uljima, Hyung"
Taehyung memeluk Namjoon.
Setelah puas dengan pelukannya, Taehyung memberikan ruang untuk para member.
"Beri aku pelukan" ucap Namjoon.
Jungkook langsung memeluk Namjoon, lalu Seokjin dan Yoongi, yang lain bergabung memeluk Namjoon.
Akhirnya mereka berpelukan bersama.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Hyung, apa kau bangkit dari kubur?" tanya Taehyung. Hei dia merusak suasana haru.
"Aniya"
Namjoon mengambil mikrofonnya dan menyapa ARMY.
"ARMY Annyeong, lama tidak menyapa kalian semua, kalian tenang saja aku bukan hantu, aku masih hidup tentu saja"
"Oppa, Bogoshipo" teriak salah satu ARMY dan diikuti oleh ARMY lainnya.
"Aku juga merindukan kalian, tapi kini saatnya kami menutup konser di hari ini, annyeong ARMY"
mereka bertujuh mulai turun dari panggung.
Saat sudah sampai di bawah, Jungkook langsung menyerang Namjoon dengan pelukan.
"Aigoo kelinci Hyung kenapa?" tanya Namjoon
"Kookie kangen"
"Lebih baik kau cerita pada kami" ucap Yoongi
"Aku memang berniat cerita dengan kalian"
Mereka duduk di sofa dan Namjoon mulai menceritakannya pada mereka.
Flashback on
Setelah tumbang di panggung, Namjoon bangun dari pingsannya, dan dia melihat Jisung yang memeriksanya.
"H…hyu…ung"
Jisung melirik ke arah Namjoon dan dia terkejut karena Namjoon akhirnya bangun.
"Aku hampir gila karenamu, kau sebaiknya melakukan pengobatan"
"Bukannya terlambat?"
"Memang terlambat, tapi semoga saja bisa kan"
"Bisa kau rahasiakan dari para member?"
Jisung mengiyakan permintaan Namjoon dan terjadilah drama.
"Maaf, kami sudah berusaha sebisa mungkin, tapi takdir berkata lain. Waktu kematian 22:30"
Namjoon mendengar tangisan para member, dia ingin bangun dan menghibur para member, tapi dia ingin kembali pada mereka dalam keadaan sehat, tidak sakit seperti sekarang ini.
Saat pengobatan itu yang paling tidak menyenangkan bagi Namjoon, selalu bersama dengan obat tapi sekarang tidak lagi, karena dia dinyatakan sembuh, tinggal menunggu rambutnya kembali.
'Tunggu sebentar lagi, Memberdeul'
Saat Namjoon lewat backstage, banyak yang menatapnya bingung. Hei menurutnya tidak ada perubahan darinya.
"Permisi Tuan, anda siapa?" tanya Sejin
"Kau tidak mengenalku, Hyung?"
Sejin kenal dengan suara ini, suara yang selama ini mereka rindukan.
"Namjoon?"
Namjoon membuka masker hitam yang dipakainya dan mereka semua terkejut.
"Kalian tidak mengenaliku?"
"B…bagaimana?"
"Noona, bisa kau membantuku?" . . . . . . . .
Namjoon melihat para member yang bersedih, dia memantapkan hatinya dan berjalan menemui para member.
Flashback off
"Tapi siapa yang kami kremasi?" tanya Jin
"Dia remaja yang memiliki penyakit yang sama denganku"
"Intinya, kami senang kau kembali dan kami meminta maaf atas kesalahan kami" ucap Hoseok
"Gwaenchana, sekarang kita kembali bertujuh tidak berenam lagi"
Mereka kembali berpelukan disana dengan berlinang airmata.
END
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Picture in Pinterest
"Awalnya setiap hari seperti itu, dibalik air mata yang tersembunyi di tengah hujan. Aku akan menunggu, mari mulai dari awal. Agar kelak aku bisa menemui mu lagi dengan senyuman" ~BTS - Let Go~
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.