Keesokan paginya, Krist yang sudah rapi dengan seragam polisi sedang menikmati secangkir lemon hangat dan roti sebelum berangkat kerja. Ditemani suara pembawa acara berita di TV, Krist menikmati waktu yang ia punya. Namun sering ponselnya menginterupsi, nama Oaujun tertera di layar ponselnya.
“Halo?”
“Krist, apa Singto di tempatmu?”
“Tidak, kenapa?”
“Boss mencoba menghubungi Singto, tapi tidak ada jawaban. Jadi aku pikir dia bersamamu”
“Aku baru mau berangkat, nanti aku coba hubungi anak itu"
“Oke”
Sambungan terputus. Krist bersiap untuk berangkat. Selama dijalan pun ia berusaha menghubungi Singto, tapi tetap tidak ada jawaban.
“Anak itu kemana sih?”
Krist ingat kemarin setelah makan malam Singto, Nammon dan Guy langsung pulang.
“Haruskah aku ke apartemennya? Yah hanya menengok sajalah"
Taksi yang ditumpangi Krist merubah arah ke apartemen Singto. Saat sampai di depan pintu, Krist berulang kali mengetuk dan terus memanggil nama Singto namun tetap tidak ada jawaban.
“Ck! Kemana sih anak itu?” Krist keluar dari gedung apartemen Singto sambil menggerutu. Bahkan setelah sampai di kantor pun ia masih menggerutu.
Guy, Fiat dan Oaujun yang sudah sampai duluan memperhatikan Krist dengan tatapan heran.
“Singto tidak ada di apartemen" kata Krist. Ia sedang mengaduk segelas kopi susu untuknya.
“Boss tadi ingin bicara dengannya, tapi aku hubungi juga tidak ada jawaban" kata Oaujun.
“Mungkin P'Singto sedang ada urusan penting” Kata Fiat.
“Fiat, aku memaklumimu yang masih baru disini. Tapi yang namanya Singto itu sudah biasa jika telat"
“Oh... “
“Bukannya tadi malam Singto pulang denganmu P'Guy?” Tanya Krist.
“Aku dan Nammon pulang naik taksi, aku menawari Singto, tapi dia bilang dia ingin ke mini market dulu, jadi kami berpisah di depan gedung apartemenmu"
“Kalian masih bersama sampai malam?” Tanya Oaujun.
“Kami makan malam di apartemen Krist" jawab Guy.
“Hm... “
“Lalu sekarang Boss kemana?” Tanya Krist.
“Keluar” jawab Fiat.
Joss sedang berjalan ke ruangan tim khusus, namun di depan ruangan divisi 3, Lily sedang merenung dengan segelas kopi di tangannya.
“Inspektur Lily"
Lily menoleh. “Oh Inspektur Joss"
“Ada masalah? Tidak biasanya aku melihatmu merenung sendirian"
“Hm... Nicky, tersangka kasus yang kemarin lusa kau tangani menolak untuk bicara"
“Kasus apotek itu?”
“Iya, dia... seperti mayat hidup. Dia terus diam tanpa ekspresi, padahal kami butuh informasinya tentang obat ilegal yang ia gunakan"
Joss mengerutkan kening. “Oh ya, aku teringat kata yang diucapkan Nicky waktu itu... “
“Yang mana?”
“Saat ia bicara tentang keadilan, lalu kau memukulnya hingga pingsan"
“Ah itu... um dev—devot? Devat? Dev—“
KAMU SEDANG MEMBACA
[END] The Chaser - [SK]
RandomMain cast : Singto + Krist + Fiat + Guy + Oaujun + Leo + Joss Side cast : Nammon + Sunny + Jay + dll... Genre : crime + action + BL summary : tim ini terbentuk belum lama dengan sedikit anggota, mereka bekerjasama menguak rahasia dibalik kejadian ak...
![[END] The Chaser - [SK]](https://img.wattpad.com/cover/205725265-64-k171190.jpg)