Catatan kecil untuk diriku.

37 11 1
                                        

Teruntuk diriku yang pernah merasa malu,

Saat ini kamu mungkin tengah merasa jatuh, merasa gagal dalam meraih keinginan, merasa kecil dibanding setiap orang, merasa kamu bukan siapa-siapa, dan mungkin sempat bertanya dalam hening "apa yang bisa aku kerjakan?"

Teruntuk diriku yang pernah merasa terluka,

Mungkin kamu pernah merasakan sakitnya penolakan, merasa tidak diberikan kejelasan, atau merasa dibiarkan menunggu terlalu lama.

Teruntuk diriku yang pernah merasa tidak percaya diri,

Terkadang kamu merasa apa yang telah kamu upayakan tidak terlalu berharga, merasa apa yang kamu kerjakan sia-sia, dan merasa apa yang kamu perjuangkan mengecewakan.

Dan terakhir,

Teruntuk diriku yang pernah merasa gagal, pernah merasa sendiri, dan pernah merasa tertolak oleh dunia.

Terimakasih karena kamu telah bangkit ketika orang-orang merendahkan.

Terimakasih karena kamu tetap kuat walaupun sering dijatuhkan.

Terimakasih kamu telah menjadi pribadi yang tidak banyak menuntut.

Terimakasih sudah menahan tangis dan meredam luka ketika banyak yang menertawakan.

Terimakasih sudah bekerja sama sejauh ini.

Maaf jika aku lebih banyak menyakiti.

Maaf jika aku sering pura-pura tertawa padahal kamu tengah menahan tangis.

Maaf jika aku lebih mementingkan kebahagiaan raga lain.

Maaf jika aku egois.

Jika suatu saat nanti kamu membaca kembali tulisan ini, entah itu lima tahun, sepuluh tahun, atau barangkali dua puluh tahun kedepan.

Pesanku,
Tetaplah menjadi kuat, tetaplah menjadi sumber kebahagiaan orang lain, dan tetaplah berbahagia!

I love me.

Pekanbaru
Penghujung tahun
30 Desember 2019
00.00

Monografi.Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang