Mulai sekarang,
Kamu harus berangsur memahami,
Perlahan menyadari,
Mengenai apa yang sedang kamu rasakan,
Perkara isi terdalam hatimu.
Apakah sesuatu yang kamu nikmati adalah sebuah perasaan menyukai,
Mengagumi,
Atau,
Sekedar perihal nyaman.
Kamu harus paham,
Dia yang selalu ada di sekitarmu,
Dia yang selalu berada di sekelilingmu,
Terkadang bukanlah seseorang yang kamu cinta.
Namun,
Ia yang keberadaannya entah dimana,
Yang perasannya belum jelas bertuan,
Bisa jadi yang paling kamu tunggu kehadirannya.
Dunia memang kejam.
Pekanbaru, 23 Januari 2020

KAMU SEDANG MEMBACA
Monografi.
PoesiaTidak semua orang mampu menyuarakan apa yang ingin mereka katakan. Tidak setiap individu mampu membahasakan kata hati mereka. Sebagian orang memilih tidak mengutarakan apa-apa yang seharusnya mereka lontarkan. Memilih bungkam, sementara sesak sudah...