Kamu menyusup melalui celah tulisan.
Menyelinap masuk melalui sebuah tindakan.
Pelan-pelan menyergap akan ingatan.
Membuat aku mengangankan kamu kembali.
Mengharapkan kamu tetap disini.
Dalam wujud kebersamaan.
Dalam bentuk sebuah ikatan.
Padahal aku sadar,
Kamu telah melangkah terlalu jauh.
Memberi jarak terlampau kentara.
Pekanbaru, 27 Januari 2020

KAMU SEDANG MEMBACA
Monografi.
PoesieTidak semua orang mampu menyuarakan apa yang ingin mereka katakan. Tidak setiap individu mampu membahasakan kata hati mereka. Sebagian orang memilih tidak mengutarakan apa-apa yang seharusnya mereka lontarkan. Memilih bungkam, sementara sesak sudah...