"Lebih dari cukup jika wanita itu dirimu"
Mendengar Lisa berkata seperti itu, Jennie merasa tersipu malu namun ia harus menahannya dihadapan Lisa. Tak mungkin baginya jika ia menjadi salting sekarang.
"Cih.. Lihatlah sekarang, bahkan kau bermain-main denganku" ketusnya
"Jadi bagaimana jika kita berbicara dengan serius tentang hal itu?" Lisa menaik turunkan alisnya dan memasang muka seperti om-om mesum, berniat menggoda Jennie.
"Yakk apa-apaan dengan tatapan mesummu itu"
"Jangan meremehkanku Eonni. Ku pastikan kau akan tergila-gila padaku"
"Aigoo.. Aku tak tertarik pada wanita Lisa-yaa"
"Oh benarkah? Kita lihat saja nanti" Lisa bersmirk dan tersenyum mengejek.
Jenni hanya tersenyum tipis dan kembali fokus pada tv. Tapi fokusnya terpecah ketika Lisa menidurkan kepalanya di paha Jennie.
"Yakk bilang permisi dahulu babo" pekik Jennie.
"Permisi"
"Cih menyebalkan" Jennie memfokuskan dirinya lagi untuk menonton.
Tiba-tiba saja Jennie mengingat sesuatu dan kini ia menundukkan pandangannya. Oh shit gumam Jennie dalam pikirannya ketika pandangan mereka bertemu.
"Wae Eonni?" tanya Lisa dengan polos.
"Aku ingin menanyakan sesuatu" Lisa mengangguk setuju dan tersenyum.
"Apa alasanmu menyukai wanita?" tanya Jennie.
"Umm.. Karena itu kau" jawab Lisa yang terkekeh.
"Seriuslah Li" jawab Jennie dengan jengah.
"Selama aku tumbuh dewasa, aku hanya satu kali merasakan jatuh cinta dan kebetulan dia seorang wanita. Bahkan setelah aku mencoba meninggalkannya, aku masih saja menyukainya hingga sekarang" Jennie mengangguk tampak fokus menyimak Lisa.
"Umm.. Mungkin faktor rasa nyaman yang berlebih dan takut kehilangan bisa menjadi salah satu pemicunya. Dan sebenarnya aku tak punya alasan untuk menyukainya, itu terjadi begitu saja. Bahkan jika salah satu dari kami adalah seorang pria, aku tak masalah selagi itu dirinya"
"Tak ada larangan untuk menyukai siapapun itu. Sekalipun itu sesama wanita, gender bukan jadi masalah. Ku rasa kau bukan orang yang kolot dalam hal seperti ini"
"Tentu saja tidak. Aku bukan homophobic Li. Hanya saja aku ingin tau apa yang ada dipikiran orang-orang penyuka sesama" jawab Jennie. "Jika aku sekolot itu, dari dulu aku akan menjauhimu dan Joohyun"
"Arraseo.. Tapi kenapa tiba-tiba kau bertanya hal seperti ini? Apa kau sedang jatuh cinta pada seorang wanita?" tanya Lisa.
"Annieyo. Tapi aku pernah menyukai seorang wanita"
Lisa yang terkejut dengan jawaban Jennie langsung memposisikan diri untuk duduk dan menatap Jennie.
Jennie yang seakan paham maksud Lisa langsung menghela nafasnya.
"Itu sudah sangat lama" lanjut Jennie.
- Flashback -
7 tahun yang lalu
Brakk
"Yakk Lee Hwa Young" Jennie berteriak setelah Hwa Young menggebrak mejanya.
"Haha mian.. Kajja kita pulang. Ini sudah jam 1 siang. Para Eomma pasti sudah menunggu di rumah" ajak Hwa Young.
KAMU SEDANG MEMBACA
Lost My Past
FanficLalisa Manoban, seorang kurir yang kini sengaja memunculkan dirinya dihadapan seorang wanita bermarga Kim karena suatu alasan. Wanita yang sudah tak bertemu dengannya selama bertaun-taun dan wanita yang ia jadikan objek utama dalam permainannya. Per...
