- 20 -

333 33 1
                                    

~ Happy Reading ~

" Lo ga bercanda kan? "

Hari ini, hari minggu. Minhee mengajak ketiga sahabatnya—YunChae dan Junho bertemu. Tapi dia tidak mengajak Yujin karena belum saatnya dia tau.

" Beneran Won gue ga bercanda. Bulan depan habis kenaikan kelas gue berangkat, " balas Minhee kepada Chaewon.

" Ga terlalu cepet Min? " tanya Yunseong.

" Terus Yujin dah tau? " tambah Junho.

Minhee menyesap minumannya. " Papa bilang sekalian biar gue nyesuain suasana. Dan Yujin....Dia belom saatnya tau. Dan jangan ada yang ngasih tau dia gue mohon. "

Keempatnya terdiam sesaat. Tidak ada dari mereka yang berbicara. Semuanya sibuk melamun. Entah apa yang di lamunkan. Apa itu tetang Yujin atau Minhee yang akan pergi.

" Gaes gue minta tolong ya, " ucap Minhee tiba-tiba. " Gue mau jauhin diri gue dari Yujin dulu. "

Yunseong yang sedang meminum minumannya melirik Minhee. " Maksud lo? "

" Ya gue mau biar dia terbiasa. Kan selama ini gue anter jemput dia, ngajakin dia pergi, becandain dia terus. Ya gue mau ngurangin itu semua. Biar nanti pas gue udah pergi dia dah biasa, " jawab Minhee tersenyum. Meski tersenyum ia tak bisa menyembunyikan perasaannya sesungguhnya. Perih iya. Sakit iya. Tapi....mau gimana lagi.

" Yaudah deh kalo itu mau lo. Tapi gue takut, Yujin malah curiga. Ato malah dia bisa kenapa-napa kalo ga sama lo, " sahut Chaewon.

" Kalian kan dah sahabat klop sejak kecil, " Junho menambahi ucapan Chaewon.

Minhee mendengus kasar. " Kalian lo jan buat gue makin bingung dong ah. Kan gue bingung. Gue udah terlanjur dapet bea siswanya. Tapi ya gitu... "

*****

Pada akhirnya Minhee benar-benar mengurangi momentnya bersama Yujin. Mulai jarang mengantarnya berangkat sekolah maupun pulang sekolah, jarang bercanda dengannya, dan banyak lagi.

Yujin sebenarnya merasa curiga. Tapi, dia berpikir positif kalau Minhee sibuk belajar guna ujian yang tinggal menghitung minggu lagi.

Tapi, hingga saat sesudah ujian akhir Minhee masih belum kembali seperti semula. Bahkan dia tidak mengucapkan hal yang special saat nilai matematika Yujin menjadi yang paling tinggi di kelas.

Oke Yujin muak. Hari ini selepas pembagian raport ia menghampiri Minhee yang tengah duduk di pinggir lapangan.

" Minhee, " panggil Yujin sambil menghampiri Minhee dengan berlari.

Minhee yang melihat Yujin berlari kearahnya ikut berdiri. " Apa apa? " tanyanya saat Yujin berada di dekatnya.

" Lo kenapa sih? " tanya Yujin on point. " Lo kenapa? Gue ada salah sama lo? Lo kenapa jauh sekarang? Kenapa? Lo punya masalah sama gue? Atau gue? Kasih tau! Gue ga betah begini. Gue... " Yujin menjeda kalimatnya. " Gue kangen lo. Kangen lo yang dulu.... "

Minhee tersenyum. Lalu ia memeluk Yujin. " Ga kok. Maaf deh kalo gue ngejauh. Tapi untuk saat ini itu yang terbaik. Gini deh besok kita pergi. Berdua. "

Yujin mengangguk.

*****

H

ari minggu. Keduanya menghabiskan waktu berdua bersama. Jalan-jalan ke ancol, lanjut ragunan. Terus ngemall sampe malem.

Dan saat ini jam menunjukkan pukul 10 malem. Dan Minhee belum mengembalikan Yujin pulang. Ia sudah ijin kalau nanti akan mengembalikan Yujin sedikit telat.

Just Friend? | Minhee x YujinTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang