(38) seulgi dan wendy..?!

739 69 21
                                        

Happy reading~

Hari ini adalah hari senin.

Dan hari senin adalah hari yang paling melelahkan.

Itulah yang dirasakan para member kali ini.

"Hah dah upacara , masuk cepat , agama lagi , fak lah." Keluh chaeyoung kesal.

Tak berbeda dengan chaeyoung, member lain pun sama kesalnya dengan chaeyoung.

Padahal dulu mereka sangat bersemangat ke sekolah tiap harinya.

Tapi kenapa tidak lagi?

Ah mungkin karena sudah agak lama sekolah jadi kebiasaan malasnya kambuh lagi?

Mungkin.

Tapi kalian pasti tau apa yang lebih membuat para member semakin malas.

Pastinya akan berhadapan dengan para cabe dan para lelaki bangsat kan?

Tentu saja.

Apalagi chaeyoung.

Yang gilanya ia harus memberikan jawaban untuk pak siwon soal olimpiade sialan itu.

"Ah...,cepet lah , keburu nanti jadi terlambat juga , di marahi bu hyuna lagi."desak momo.

Para member pun dengan terburu buru menyelesaikan sarapan paginya.

Karena melihat jam yang menunjukkan angka 06:09

"Udah..?"tanya nayeon.

Para member dengan sigap mengangguk cepat.

"Yaudah , ayo."kata nayeon selagi pengendara mobil.

^^^

Akhirnya twice pun telah sampai ke sekolah.

Namun hal yang buruk adalah....bangtan yang ada di dekat gerbang sekolah.

Sial bukan?

Apalagi keadaanya yang sekarang jihyo paling depan.

Sungguh penyiksaan yang hqq.

"Gimana nih..?"jerit jihyo pelan.

Para member hanya bisa tersenyum tak enak kepada jihyo karena pastinya jihyo yang paling menderita.

Jihyo hanya bisa menghela nafas nya pasrah karena sudah tak tahu lagi dengan keadaan selanjutnya.

Ia berharap supaya ia tak lagi bertatapan mata dengan yoongi.

Namun dengan tak sengaja lagi jihyo menatap mata yoongi secara spontan.

Yoongi ternyata hanya menatap jihyo datar , dan tak lama tatapan itu berubah menjadi sinis.

Deg!

Entah kenapa tatapan itu sangat menusuk hati jihyo sekarang.

Jika tatapan nya sama dengan yang kemarin , kalian salah.

Tatapan yang kemarin tidak ada muncul kebencian atau semacamnya , bahkan yang ada seperti rasa sedikit iba.

Tapi apa ini?

Rasanya sangat sakit.

Jihyo hanya  menundukkan kepalanya murung lalu melewati bangtan begitu saja.

Para member hanya menatap jihyo  keheranan.

"Gw gak papa kok."kata jihyo cepat karena sudah peka bahwa para member mengkhawatirkan nya.

Ia lalu tersenyum cepat , mencoba meyakinkan para member bahwa ia baik baik saja.

Para member hanya dapat percaya saat melihat senyum jihyo yang kelihatan baik baik saja itu.

B.O.Y.STempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang