BONCHAP (2)

1K 75 12
                                        

Happy reading.

"Hey sayang , lagi ngapain?"

"Gabisa liat?"

Taehyung mengerucutkan bibir nya manyun , lalu mulai mendekati istri nya yg sedang duduk di ranjang dan terlihat sibuk melipati pakaian pakaian yg cukup menumpuk.

"Iya , aku tau kamu lagi lipat in baju. Tapi buat apa?"

Sana melirik taehyung sekilas di samping nya , lalu tak lama wanita itu tersenyum.

"Kamu mau liburan gak?"

Kening taehyung mengernyit. "Liburan?" sana hanya membalas nya dengan anggukan.

"Mm...mau sih. Tapi..kenapa kamu bilang gini tiba tiba?"

Sana memilih meletak kan baju baju yg tadi nya sedang ia lipati di ranjang itu , lalu beralih menatap taehyung.

"Aku tiba tiba mau liburan sekeluarga..! Sama kamu , sama yuna juga."

"Lah , sayang? Kok baru bilang sekarang?"ucap taehyung kembali heran saat menyadari jika istri nya ini sudah menyiapkan pakaian pakaian tadi yg ternyata untuk liburan , namun belum memberitahu taehyung lebih dahulu.

"Ya gak papa." sana memanyunkan bibir nya. "Soal nya....., akhir di bulan ini kamu jadi sibuk banget sama kerja kamu. Aku juga sempat bosan tau.., di rumah aja cuma ngurus yuna yg penurut dan jadi ibu rumah tangga. Aku berhenti jadi model karna mau kamu.., aku turutin."

Sana mulai menunduk kan kepala nya lesu. "Kamu juga jadi sibuk. Asal aku minta waktu buat liburan dan waktu bareng lagi kamu selalu ga bisa karna kerja kamu. Selalu pulang malam dan jadi ga ada waktu , bahkan hari minggu juga. Dan aku senang karna hari ini kamu ga kerja dulu dan di rumah.., jadi aku pikir..., hari ini bisa jadi kesempatan kira buat ngabisin liburan lagi...selagi kamu ga sesibuk besok nya."

Sana mendongak kan kepala nya , lalu menatap taehyung sang suami penuh harap. "Tolong ya.? Aku minta hari ini...aja."

Taehyung terdiam beberapa saat di tempat nya menatap sang istri di depan nya yg tengah memasang raut memelas dan penuh harap.

Dalam lubuk hati ia jadi merasa bersalah. Mengapa ia baru menyadari nya.

Jika di pikir lagi sana memang benar. Bulan terakhir ini jadwal taehyung jadi sangat padat , tidak seperti biasa nya.

Banyak tawaran dari barang kosmetik , jenis baju , handphone , dan yg lain nya datang , yg membuat taehyung harus pemotretan setiap hari nya dan pulang sampai tengah malam.

Tapi ia baru menyadari nya.

Jika sebenarnya maksud dia mencari uang yg banyak untuk membahagiakan keluarga nya , lantas mengapa jika ia semakin banyak dan semakin sibuk mencari uang istri nya sendiri bahkan terlihat sedih dan tak bahagia?

Rasa bersalah meliputi pria itu , lalu lamat menatap istri nya tak lama pria itu langsung saja memeluk istri nya erat.

"Maaf....aku minta maaf." ujar taehyung lirih , dengan penuh rasa bersalah , seraya memeluk erat tubuh mungil sang istri.

Sana sempat mematung beberapa saat , ketika ia merasakan taehyung yg memeluk nya secara tiba tiba.

"Tae-"

"Aku minta maaf..." suara lirihan jelas semakin terdengar di indera pendengaran sana.

Tak lama wanita itu malah merasakan pundak nya yg malah terasa basah , yg membuat wanita itu semakin mengernyit.

"Taehyung...kamu nangis?" ujar sana khawatir dan mencoba melepaskan pelukan mereka supaya ia dapat melihat raut wajah taehyung.

Namun apa daya , kekuatan sana tak sebanding dengan taehyung. Malah pria itu semakin mengeratkan pelukan nya kepada sang istri.

B.O.Y.STempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang