Chapter 9

109 26 6
                                        

Sebuah motor NINJA warna hijau bergerak menyusuri jalanan kota Bandung. Frans yang tadinya ingin berkumpul dengan teman-temannya, harus mengantar Audrey terlebih dahulu. Padahal di dalam hatinya ia seperti salah tingkah bila berhadapan dengan Audrey.

Jalanan kota Bandung masih terlihat sepi. Tumben, padahal biasanya jalanan di kota Bandung suka macet seperti layaknya kota Jakarta. Udaranya pun masih sejuk dan dingin. Padahal sudah pukul 12.30 yang biasanya cuacanya sangat panas.

Audrey memeluk badan kekar milik Frans. Ia mengenakan sweater warna merah jambu yang menyelimuti tubuhnya.

Tak lama kemudian, motor NINJA kesayangan Frans berhenti di depan pagar rumah Audrey. Di sana terlihat sebuah mobil PAJERO SPORT warna hitam yang terparkir rapi di pekarangan rumah Audrey.

"Makas........!" ucapan Audrey tiba-tiba di potong oleh Frans.

"Itu mobil siapa?" tanya Frans yang masih melihati mobil yang terparkir di halamam rumah Audrey.

Audrey hanya mengangkatkan kedua bahunya, tanda tidak tahu.

Kok perasaan gue nggak enak ya! Itu sebenarnya mobil siapa sih? Batin Frans berucap.

"Yaudah deh, gue duluam ya!" Frans akhirnya pamit pulang kepada cewek yang ada di hadapannya itu.

Audrey menganggukkan kepalanya. "Hati-hati!"

Frans langsung menjalankan motornya dan seketika ia menghilang dari pandangan Audrey.

Audrey pun langsung berjalan memasuki pekarangan rumahnya. Dia melihati mobil yang tadi di tanya oleh Frans. Perasaan Audrey mulai tak enak. Ia merasa seperti tak asing lagi dengan mobil itu.

Audrey pun langsung masuk dan mendapati seorang cowok yang sedang duduk di sofa sambil memainkan ponselnya.

"Aldo!" panggil Audrey dengan keras. Dan langsung di sambut dengan tolehan oleh Aldo.

"Ngapain lo ke sini, hah?" gertak Audrey seperti tak ingin Aldo ke rumahnya.

"Dengerin gue dulu, dri! Gue cuma mau jelas.......!" tiba-tiba ucapan Aldo di potong oleh Audrey.

"Udah diem, nggak usah lo jelasin. Mendingan sekarang lo pergi dari rumah gue, sekarang!" ucap Audrey sambil mengeluarkan air mata dari mata cantiknya.

Aldo langsung menghampiri cewek itu dan langsung memegang kedua tangan Audrey.

"Dengerin gue dulu, dri! Gue mau jelasin semuanya." Aldo mendekatkan wajahnya ke wajah Audrey. Namun secepat kita Audrey melepaskan tangannya dari Aldo dan menjauh.

"Jangan pegang gue!" ucap Audrey.

"Mendingan lo pergi, sekarang!" Audrey mengusir Aldo.

"Ok, dri. Kalau memang lo nggak mau gue hadir di rumah lo. Tapi lo harus ingat, gue nggak akan ngelepasin lo." Aldo langsung pergi dari rumah Audrey. Dan memang itu yang Audrey mau.

Aldo pun langsung membawa mobil PAJERO SPORT nya pergi dari rumah Audrey.

Di lain sisi, Audrey terlihat sangat panik dan cemas ketika cowok yang menjadi masa lalunya itu tiba-tiba datang ke rumah tanpa seizinnya. Namun tak lama kemudian, ia langsung menelpon Windi untuk menemaninya di rumah.

Alhamdulillah.......selesai juga Chapter 9.

Lelah bener........

Jangan baca aja ya, harus vote.......

Tolong di vote ya.....karena vote itu geratis.....tis.....tis......

Sih ganteng: Wira Aria Nata.

Next Chapter 10

ZomBaliTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang