Chapter 11

96 26 6
                                        

Minggu pagi, adalah pagi yang dimana para remaja masih asyik rebahan di tempat tidur. Tapi itu tidak berlaku untuk Audrey, dimana subuh-subuh ia harus sholat dan merapikan tempat tidurnya. Walaupun ada bik Ijah, tapi mamanya Audrey menyuruh Audrey sendiri yang harus merapikan kamarnya.

Jam sudah menunjukkan pukul 7 pagi. Audrey bergegas ke dapur untuk sarapan pagi. Sarapan pagipun berjalan dengan sangat hikmat. Sampai akhirnya mama membuka suara.

"Eh, sayang. Cowok yang waktu itu anterin kamu siapanya kamu?" tanya mama memecahkan keheningan pagi.

"Oh, cuma temen kok ma. Emang kenapa ma?" balas Audrey dan balik nanya.

"Nggak papa kok, tapi dia kayaknya cocok deh buat kamu. Dia kan ganteng, pas sama anak mama yang cantik." ucap mama entah serius ataukah cuma bercanda.

"Ihh, mama. Dia itu cuma temen doang kok!" balas Audrey yang diiringi dengusan di hidungnya.

"Becanda!" ucap mama sambil ketawa kecil.

Setelah sarapan, Audrey bersegera kembali ke kamarnya untuk membuka HP.

"Rahman.....ya Rahman.....!" ponsel Audrey berbunyi. Mengeluarkan Ringtone sabian gambus yang sangat ia sukai.

Audrey pun membuka ponselnya itu. Di sana tertera nama "Leo komedi!" jangan di tanya kenapa Audrey menulis kayak gitu. Karena Leo suka ngelawak!

"Hallo!" ucap Audrey singkat.

"Hallo dri, hari ini lo jobkos kan?" sahut Leo masih dengan suara khasnya.

"Iya, kenapa emang?" tanya Audrey.

"Kita jalan yuk! Jangan nolak!" ajak Leo.

"Kit.....kita berdua?" balas Audrey canggung.

"Nggak lah, gue, lo, Frans, ama Windi!" ujar Leo sembari tertawa kecil.

"Oh, ok!" balas Audrey singkat.

"Lima belas menit lagi Frans ke sana jemput kamu!" seru Leo.

"Ok, gue siap-siap dulu." sahut Audrey dengan riangnya.

Tut.......Tut.......Tut.......panggilan di putus oleh Leo.

Audrey pun langsung siap-siap. Dia langsung bergegas untuk mandi. Dia tidak ingat kalo dia udah mandi. Setelah mandi, ia langsung memilih pakaian terbaik yang ia miliki.

"Hmmmmmm, pakek baju yang mana ya?" tanya Audrey kepada dirinya sendiri. "Yang ini aja deh!"

Ponsel Audrey bergetar, menandakan ada pesan masuk.

"Gue udah sampe di depan rumah lo nih!" seru lelaki dari balik ponsel Audrey.

"Iya, gue segera kesana!" balas Audrey.

Audrey langsung pergi. Tak lupa ia pamit sama mamanya dan bik Ijah.

"Ayok Frans!" ucap Audrey setelah sampai di depan gerbang.

Frans hanya menjawabnya dengan anggukan. Mereka pun langsung berangkat menuju tempat tujuan yang udah di rencanakan oleh Leo dan Windi.

Alhamdulillah.....selesai juga Chapter 11.

Cukup menguras tenaga......dan cukup banyak emosi yang keluar dalam penulisan.....

Semoga teman-teman semua suka.....Amin

Baca dan jangan lupa di vote......karena vote itu geratis.....tis....tis.....

Salam tamvan: Wira Aria Nata.

Next Chapter 12

ZomBaliTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang