____☆___Annaline telah sampai disekolahnya, ia terheran-heran kenapa ada banyak siswa yang berkerumun dilapangan.ada apa ini?.
Ia pun menghampiri kerumunan mendesakkan badannya yang kecil.memungkinkan ia bisa menyelip masuk kesana, tidak memperdulikan orang yang menyumpah serapah kepadannya. Ia hanya ingin tau... sesampainya dibarisan paling depan ia terkejut melihat seorang siswi yang sudah tak bernyawa didepannya.dengan darah yang sudah mengering disana.
Para guru membubarkan kerumunan dan menekan bel masuk. Mau tak mau mereka pun mulai membubarkan diri masuk kedalam kelasnya masing-masing.
Annaline merogoh saku roknya untuk menelfon papany...setelah selesai ia masukkan kembali benda tersebut dan mungkin papanya bisa menerangkan apa yang terjadi. Yah sebenarnya ia sudah tau bahwa siswa itu tidak mungkin lompat dari rooftop melainkan ia didorong?.
Seorang detektif dan polisi datang ketempat kejadian yang membuat para guru disana terkaget-kaget. Dan juga sebenarnya yang melapor itu adalah kepala sekolah sendiri jadi para guru tidak usah khawatir karena semua kejadian ini seharusnya dilaporkan bukan malah disembuyikan. Kepala sekolah yang tadinya takut akan terektreditasinya menurun jadi mereka sembunyikan selama ini.kejadian empat bulan terakhir.
Sementara dikelas belum ada guru yang mengajar annaline mengajak salsa dan tasya untuk keluar kelas bersamanya. Mereka yang diajak hanya ikut dan ingin bertanya...kita akan kemana?salsa menuntut penjelasannya kepadanya namun dengan gerakan jari ditempelkan dibibirnya mereka hanya mengangguk.
Sebelum sampai ketujuan ia tak sengaja bertemu dengan papanya "eh papah kok ada disini sih, bukannya nyelidikin kasus ini sama temen-temen papah"
"Iya nanti...papa kesini pengen kekelas kamu tadi"
"Emangnya ada apa pah?"
Tasya dan salsa menatap annaline meminta penjelasan.ia hanya cengengesan lupa bahwa dibelakang masih ada kedua sahabatnya.
"Owh iya kenalin ini papah aku namanya setya wangunharjda dan pah kenalin mereka sahabatku tasya michele dan salsa catherina" mereka saling menjabat tangan dengan sopan.
"Om kok bisa disini sih?om polisi yah"celetuk salsa.
"Bukan om ini...detektif"setya menyebut kata detektef dengan suara pelan.
"HAHh!"kaget mereka.
"Pastes aja bapaknya detektif jadi gennya nempel dianaknya yang keras kepala pengen nya...emb"ia membekap mulut salsa. Dan berlalu pergi menyeret salsa dan tasya...sebelum ia berkata pada setya akan ke uks mengantar tasya yang sakit.
Aneh seperti ada yang disembunyikan.gumam setya.
Sementara didalam uks.ternyata mereka tidak berbohong akan ke uks tapi bukan tasya yang sakit melainkan berbicara kejadian tadi pagi disini.
Karena ruangan yang jarang dimasuki murid kecuali sakit dan kalau sakit juga pun pasti siswa itu disuruh untuk langsung dipulangkan.entah kenapa?.
"Kirain lo boong mau ke uks na"ia menggela nafas.
"Enggak lah masa aku bohong sama kalian. Oh yah salsa kamu hampir aja keceplosan tadi... kalau papah tau tentang ini aku bakal dipindah dari sekolah ini. Sebenarnya aku ingin mecahin kasus ini itu pegen kaya papah jadi detektif tapi entah kenapa papah ngelarang" ada nada kesedihan disana.ia merunduk.

KAMU SEDANG MEMBACA
The Dream Of A INDIGO
Misterio / SuspensoAku harap aku tidak memiliki sebuah kelebihan apapun!.ini sangatlah menggangguku!. Tapi berkat kemampuanku ini juga, aku berhasil menemukan seseorang yang telah lama aku rindukan. *** Berawal dari sebuah mimpi yang selalu menghantuinya ketika tertid...