6 | Pagi Hari

1K 32 0
                                    

Pagi ini naura bangun pukul 7, karena hari ini dia masuk jam 8. Setelah bersiap" naura turun untuk sarapan pagi

"Morning pah, mah"

" Kak dianter om budi?(supir)"
Tanya mama nola

" Engga sama kaka kelas, yg kmrin nau ceritain"

" Ohh iya mama lupa maaf"

Saat sedang sarapan hp naura berbunyi, dan naura mengecek nya " devano si es" ya notif dari dia

• " Devano si es" : Lo siap siap gue mau jalan
• " Nauraayu" : Iya buru, keburu telat

Tak lama kemudian, terdengar suara mobil dari luar

• "devano si es" : Gue diluar buruan

Setelah naura membaca notif itu, naura berpamitan dengan mama nola.

" Sini masuk mobil buruan"

" Iyaaa"

Seperti sebelumnya mereka hanya diam tanpa kata kata dan devano memecah keheningan

" Nau?"

" Apaaa?

" Ntar lo milih extra apa?"

" Gatau kak, pengennya sih dance atau nyanyi"

" Ohh gaminat olahraga?"
celetuk dev

" Adasih mungkin basket, itu aja kalau nazwa mau nemenin masuk"

" Ntar kalau dia suruh liat demo anak basket dulu, dia juga bakal mau ikut"

" Kenapa emang?"

" Dah liat aja ntar"

Setelah lama nya perjalanan, mereka sudah sampai disekolah

" Makasih ya kak, maaf repotin"

" Ga repot kali"
jawab dev singkat

" Iyauda gue kesana ya kak, baii"
Naura pergi meninggalkan devano

Setelah naura pergi dari parkiran, devano berjalan menuju tempat tongkrongannya dahulu. Dan disana devano melihat sesosok wanita

" Lo disini ngapain fi?"
Tanya devano heran

" gue juga biasanya disini sama yg lain, ya gak?"

" Iyaaa iyaaa" jawab salsa dan cassie

" Gue gasuka lo disini!"
bentak devano

" Udahh udahh gausah marah dev, debat mulu lo"
ucap fatih

" Mungkin jodoh kali" ucap bella ketawa

Setelah mendengar kaya tersebut devano teringat kejadian dulu, dan tiba tiba devano mengebrak meja dan....

" Gue sama steffi ga bakal jodoh dan gue gabakal mau, Paham?!!"

Devano pun pergi meninggalkan mereka, dan mereka hanya diam melihat devano yang begitu marah

Saat devano berjalan dilorong, mata devano tertuju ke sosok cewe yang sedan duduk di taman sendirian dan dev menghampiri.

" Eh lo ngapain? kok sendiri"

" Gapapa kak, sekalian nunggu nazwa yg belum berangkat"

" Jangan contoh temen lo nau, gabaik telatan"
ucap dev sambil mengacak rambut nau

Karena perlakuan devano, ucapan naura jadi terpatah patah

" Ii - - iyaa kak"

" Gue ke kelas dulu ya, jangan kangen gue ya nau"
pergi meninggalkan naura

Naura masih bingung atas kejadian tadi dan hanya bengong menatap daun daun yang jatuh

Ada Cinta di SMATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang