[Baekyung x Yesuh]
"Ketika mimpi mengendalikan kehidupanku dan membuat apa yang kuinginkan terasa begitu nyata khas seperti karangan buatanku"
Maaf atas Update nya labil hehe^^
"Maaf atas ketidak sesuaian dengan summarynya, aku masih noob:'( labil j...
"Ayolah Yesuh, " ucap yang lain sambil membujuknya.
"Kemana?" tanya Yesuh.
"Ayolah ikut kami ya!"
Mereka menarik paksa Yesuh untuk mengikuti. Sesampai di gudang sekolah, Mereka memasukkan Yesuh ke dalam gudang tersebut. Mengunci Yesuh di dalam gudang tersebut. "Hei, buka kan pintunya!" teriak Yesuh.
"Siapa suruh mau di bodohi hahaha.. "
"Arghh!" kesal Yesuh sambil menendang pintu gudang tersebut.
Rombongan tersebut meninggalkan Yesuh di dalam gudang sekolah tersebut.
"Nasib ku begini lagi, bukuku! Dimana bukuku, dimana bukuku!" Yesuh mengobrak-abrik kan tasnya mencari buku kesayangannya itu. Ia terus meraba-raba isi tasnya dengan sedikit penerangan dari lampu senternya.
'CREKK..' sebagian kertas terobek, "Ah, sungguh aku merobeknya?". Yesuh lalu mengeluarkan robekan itu dan bukunya.
"Tulislah, akan kubantu kamu..." secarik robekan itu tertulis seperti itu.
"Hm.. Oke, aku akan mencoba menuliskannya!"
"Aku hanya ingin keluar dari ruangan ini, aku tak mau bermalam disini. Sungguh aku takut!" tulis Yesuh.
Yesuh pun lalu menumpuk bukunya dibawah tasnya dan mulai tertidur.
•Beautiful Dream•
~In Dream~
Seseorang membuka pintu portal dan menarik Yesuh masuk. Tanpa ragu, Yesuh pun ikut masuk ke dalam tanpa pikir panjang. "Kau tak perlu takut, aku akan mengawasimu. Walau sekarang kau tak pernah menoleh kepadaku lagi," ucap sosok itu dengan suara tegas yang sepertinya Yesuh kenal.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Setelah memasuki portal tersebut, mereka memasuki dunia yang penuh dengan warna pink dan permen. Yesuh yang terpana akhirnya melepaskan genggaman tangan sosok tersebut.Yesuh dengan senang hati mengambil beberapa permen yang tertanam dan menempel menjadi batu di dunia itu. Yesuh sangat senang akan kejadian yang terjadi pada saat ini. Setelah Yesuh, memakan permen yang ada di dunia tersebut, ia malah jatuh pingsan.
Tapi tunggu, Yesuh mengerjapkan matanya berkali-kali dan berusaha membuka matanya. Ketika ia membuka matanya, hanya ada sosok pemuda disamping tangannya yang sudah tertidur pulas sambil menutup wajahnya. Yesuh melihat tangannya yang telah diinfus. Matanya membulat dan kebingungan. Ia melihat jam dinding di depannya menunjukkan pukul 10 malam. Yesuh pun bangun berusaha untuk duduk di kasur. Akibat gerakan Yesuh, pemuda yang tertidur disampingnya pun terbangun. "Kau sudah bangun?" tanyanya.
"KYAAAA BAEKYUNG!" teriak Yesuh.
"Kenapa kau disini," seru Yesuh sambil memukul mukul tangan Baekyung.
"Hei aku hanya menolongmu saja, aku hampir setengah jantungan mengetahui kau tertidur mati di gudang," ucap Baekyung.
"Tertidur mati?" tanya Yesuh.
"Ya, nafas dari hidungmu menghilang dan mulutmu tertutup. Tapi nadi mu masih berdetak apa tak mengerikan?"
Yesuh yang mendengar jawaban itu hanya menggarukkan kepalanya dan tertawa kecil sambil mengatakan, "Maafkan aku tapi aku berterimakasih sangat kepadamu!"
•Beautiful Dream•
"Yesuh~aa!" teriak Aeil mendekati Yesuh.
"Mau apa kau?" gerutu Yesuh.
"Aku minta maaf!" ucapnya sambil menjulurkan tangannya ke hadapan Yesuh. Yesuh tak peduli dan menghiraukan apa yang dilakukan Aeil kepadanya. Aeil yang sadar akan Yesuh yang tak peduli permintaan maafnya, akhirnya dengan sigap ia raih tangan Yesuh. Tapi, Yesuh menghempas tangan Aeil. Yesuh menunjuk jari kepada Aeil.
"Kau ada hubungan apa dengan kakakku? Kau melakukan kegiatan keji apa hingga Hyena menjadi ikut serta dalam merusak kehidupan sosialku? Kau benci aku? Kau benci silahkan bilang!" gerutu Yesuh.
"Kau tidak tau Yesuh,..." ucapan Aeil terpotong oleh Yesuh.
"Kau pikir aku tak tau busuknya kamu? Kalo kau benar-benar baik, kenapa kau melakukannya padaku? Kau menyukai Baekyung tanpa sepengetahuanku!" ucap Yesuh sambil pergi meninggalkan Aeil.
Aeil yang kesal akhirnya berteriak memanggil Yesuh sampai semua orang memerhatikan mereka, "YAK KANG YESUH!"
Yesuh menoleh ke arah Aeil yang sedang berjalan mengarahnya. Aeil menarik rambut Yesuh dengan kuat. Yesuh pun membalas tarikan tersebut dengan menarik rambut Aeil kembali.
"Kau tidak tau apa-apa jangan buat aku emosi!" ucap Aeil.
"Aku tak ingin bermain kasar, tapi kau yang mengajakku!" seru Yesuh menarik kuat rambut Aeil dan memukul wajah Aeil. Aeil yang tidak mau kalah akhirnya memukul kembali wajah Yesuh.
Mereka terus berkelahi ditengah kerumunan anak-anak disekolah. Semua orang merekam mereka berdua. Beberapa orang ada yang meneriaki dan menyemangati.
Seojoon yang tepat waktu akhirnya mendatangi kerumunan tersebut. Ia melihat kedua temannya sedang berkelahi, akhirnya ia memisahkan mereka berdua.
"Kalian ini apa sih? Perempuan tapi kenapa berkelahi ha?" gerutu Seojoon sambil menceramahi Aeil dan Yesuh.
"Dia duluan! Aku hanya meminta maaf kepadanya dia malah memukuliku," ucap Aeil.
"Hei mulutmu! Kapan aku memukulimu duluan?" gerutu Yesuh sambil menarik mulut Aeil.
"Apa sih? Memang kau yang memulai, aku hanya meminta maaf kepadamu! Lihat tangannya Seojoon, tangannya berani menyakitiku padahal aku tak pernah menyakitinya, " ucap Aeil.
"Cih!" Yesuh meninggalkan kerumunan tersebut.
"Yesuh tunggu aku! Aku tak percaya Yesuh begitu, aku tau dia!" ucap Seojoon mengatakannya pada Aeil.
"Terserah!" ucap Aeil sambil berjalan menjauh menahan sakit dikepala dan wajahnya.
•Beautiful Dream•
"Hah, beraninya dia memviralkan kesalahannya dengan mefitnahkan," ucap Jennie.
"Sakit Seojoon!" ucap Yesuh menepak tangan Seojoon.
"Aku sudah lambat lambat Yesuh!" seru Seojoon membersihkan luka Yesuh.
'Krekk.. ' seseorang membuka pintu uks dengan wajahnya yang pucat.