Dengan lihai wanita itu berjalan sendirian menyusuri kantor Charies corp. Memberanikan diri adalah hal utama baginya. Wanita itu datang menemui asisten dari perusahaan itu. Yak! Akhirnya, dia menemukan Jaehyun si asisten Jungkook.
"Permisi, noona. Ada yang bisa saya bantu?" Tanya Jaehyun dengan sikap sigapnya kepada wanita itu.
"Saya kemari, ingin menepati janji untuk meeting." Jawab wanita itu dengan tatapan tajam.
"Whatt?!!" Cetus Jaehyun reflek dengan membulatkan kedua matanya.
"B-bukan kah? Meetingnya sesi berikutnya." Ucap Jaehyun memberi pemasukan.
"Jika tidak sekarang, maka aku akan membatalkannya." Jawab wanita itu dengan tatapan intens.
"Sebentar noona, aku akan berbicara dengan atasanku terlebih dahulu." Ucap Jaehyun terburu-buru lalu meninggalkan.
"Jungkook-nim!!" Teriak Jaehyun langsung begitu saja masuk ruangan Jungkook dengan nafas yang bergemuruh.
"Wee?!! Wee??" Cetus Jungkook bingung dengan sikap Jaehyun.
"Itu, itu ada klaen dari perusahaan yang kemarin kita bicarakan." Ucap Jaehyun sambil bernapas gelagapan.
"Emang kenapa??" Tanya Jungkook bingung.
"Dia minta meetingnya sekarang, kalau tidak sekarang dia akan membatalkan kerja sama perusahaan." Jawab Jaehyun menjelaskan dengan sedikit panik.
"Jinjja?!" Ucap Jungkook membulatkan matanya.
"Nee." Jawab Jaehyun sambil menghela napas kasarnya.
"Oke, siapkan semuanya." Ujar Jungkook langsung saja meninggalkan Jaehyun.
Jaehyun berkelana kesana kemari menyiapkan meeting antar perusahaan dengan gesit. Tidak lama, kemudian meeting akan dimulai. Jaehyun memanggil wanita itu, untuk segera memulai meetingnya. Jungkook yang sudah berada di ruang meeting pun, dibuat pusing dengan situasi dadakan.
Dengan jalan menggontai, wanita itu memasuki ruangan meeting. Langsung saja, Jungkook menatap wanita itu dengan tatapan yang penuh arti. Wanita itu juga menatap Jungkook sebaliknya.
"Akan aku dapati dia." Batin Jungkook diiringi senyuman smirk.
"What the hell!" Batin wanita itu.
Brugggg~~~~
Sebelum wanita itu, meranjakan dirinya duduk di bangku meeting. Tiba-tiba ada sebuah peristiwa kurang mengenakan. Wanita itu, jatuh pingsan di samping Jaehyun.
"Noona?!!"
"Noona?!!" Panggil Jaehyun sambil menepuk pipi wanita itu.
"Biarkan saja aku yang mengatasi semuanya." Ucap Jungkook langsung menggendong wanita itu ala bridal style.
Langsung saja, Jungkook membawa wanita itu di hotel miliknya. Jungkook membaringkan tubuh wanita itu di ranjangnya. Tatapan Jungkook, tiba-tiba teralihkan perhatian kepada wanita itu. Jungkook menyentuh pipi wanita yang tidak ia kenal. Pipi wanita itu lembut dan bertekstur kenyal. Wajah mungil wanita itu, membuat Jungkook tersenyum smirk.
Tangan Jungkook mulai menyusuri dada dari wanita itu. Tangan nakal Jungkook meremas buah dada wanita itu dengan tempo pelan tapi pasti. Jemari Jungkook sembari menyentuh nipple dari wanita itu yang masih memakai tautannya.
"Mmmphhh.." keluh wanita itu dengan reflek.
Jungkook yang mendengar suara desahan itu, membuat jiwa kejantanannya mulai bangun dan bergairah.
"Aku akan memilikimu seutuhnya." Gumam Jungkook lirih sambil tersenyum smriknya.
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian🐾🐾🐾🐾
Jangan lupa voment ya gaes✔️✔️
Maaf typo bertebaran dimana-mana🎎🎎
Gomawo🎎🎎
KAMU SEDANG MEMBACA
[The Bad Boy|JJK] End
RomanceJungRi🔞 "Really bad boy kau, Jungkook-ahh!" Yeri- ps : mature content! cerita ini mengandung hal-hal yang bersifat dewasa. harap bijak dalam memilih dan memilah cerita yang bedasarkan diri pembaca. pasti pembaca tahu, standar bacaannya sendiri. 《20...
![[The Bad Boy|JJK] End](https://img.wattpad.com/cover/225831560-64-k765921.jpg)