Pagi hari ini rombongan sudah bersiap siap untuk kesungai dekat hotel jaraknya hanya 1 km dari hotel. Keen menyiapkan segalanya dibantu teman temannya.
Keen naik keatas panggung "oke gays sekarang kita akan berwisata kesungai dekat hotel kita akan berjalan kaki, semoga kalian bisa besenang senang kita akan kembali lagi kehotel jam 1 siang jadi kita makan dihotel yang tugas pulang lebih awal, gue rasa cukup" keen turun dari panggung.
Mereka semua mulai berjalan berbaris tetapi ada yang berbeda keen berjalan bersama renat dan nayla bersama mahesa. Renata sangat manja sekali pada keen tapi keen menerimannya biasanya keen tidak menerimannya, pastinya nayla cemburu tapi ia ditenangi mahesa.
"Sabar nay" kata mahesa nayla hanya mengangguk.
Setelah sampai mereka bebas untuk melakukan kegiatan apapun. Nayla adelia dan fabia sedang main air tetapi tiba tiba nayla terpeleset dan kebawa arus.
"NAYLA" teriak fabia.
"Fab tolongin guee" balas teriak nayla.
Semua mata tertuju pada nayla termasuk keen yang sedang dilendoti renata. Mahesa mendekat ke keen.
"Keen lo liat nayla! Nayla kebawa arus keen, lo gak mau nolongin dia?" Tanya mahesa dengan tegas "oke kalo lo gak mau nolongin dia biar gue aja" kata mahesa keen tetap mengacuhkannya.
Mahesa berlari menuju nayla sungainya tak cukup dalam tapi arusnya begitu besar. Mahesa menceburkan dirinya ke sungai untung saja nayla berpegangan batu tetapi hampir lepas kalau mahesa kurang cepat mungkin nayla sedah hanyut terbawa arus sungai. Mahesa menggapai tangan nayla dan membawanya kepinggiran keen tetap saja acuh dan mengobrol sama renata.
"Nay lo gak papa?" Tanya mahesa, nayla hanya bergedek.
"NAYLA, LO GAK PAPA KAN" teriak fabia.
"Gak usah teriak teriak sayang" kata nadav.
"Heheh iya maaf" cengir fabia.
"Sekarang semua balik ke hotel!" Suruh keen.
Mereka semua balik kehotel walaupun belum waktunya mereka balik tapi ya sudahlah dari pada ada korban lagi lebih baik mereka balik kehotel. Nayla dituntun mahesa walaupun tadi adelia meminta yang menuntun nayla dia tapi mahesa bergeleng tandanya mahesa yang akan menuntun nayla. Dipertengahan jalan nayla tiba tiba pingsan mungkin karena syok dan kedinginan.
"Nayla" panggil mahesa sambil menepuk pipi nayla. "Nayla lo bangun" lanjut mahesa.
"Nayla" teriak fabia "lo kenapa?" Tanya fabia.
Mereka yang sedang berjalan menoleh kearah nayla semua ya keen juga.
"Ada apa ini?" Tanya keen.
"Nayla pingsan" jawab mahesa ketus.
"Biar gue gendong" kata keen.
Mahesa menyingkirkan tangan keen "biar gue aja lo urusin renata" kata mahesa.
"Biar gue aja dia punya gue!" Suruh keen.
"Dia milik lo tapi apa lo peduli?" Tanya mahesa dengan ketus lalu menggendong nayla pergi.
Nadav berjalan menuju ke keen "jangan egois bro" bisik nadav lalu meninggalkan keen bersama renata.
••••
Setelah sampai dihotel nayla sudah dibaringkan ke tempat tidurnya. Mahesa, nadav, miko, fabia, nathan, dan adelia menunggu nayla sadar tadi fabia sudah mengompres keningnya dan mengganti bajunya yang basah tadi. Lalu keen sama sekali tidak peduli entah apa yang terjadi padanya. Nayla sudah bangun.
KAMU SEDANG MEMBACA
Keenayla[END]
Fiksi RemajaSUDAH ENDING KEENA IMANUEL ANGGESWARA. Seorang most wanted SMA Galaksi yang super duper nakal dan badung. Dan juga merupakan ketua dari geng besar seantero jakarta bernama "ANTARIKSA" geng yang suka tawuran dan merusuhkan warga. Keen merupakan anak...
![Keenayla[END]](https://img.wattpad.com/cover/227151544-64-k242026.jpg)