18. Bye keen

203 11 0
                                        

memilih itu hak buat yang
bersangkutan kita gak bisa memaksanya
mungkin itu yang terbaik
untuknya~
-fabia jasmini-

••••

Pagi ini keen sudah berada dibandara setelah berpamitan dengan mama dan tantenya keen pergi kebandara. Keen diantarkan sahabat sahabatnya bahkan sama sahabat nayla juga tetapi nayla tidak ada. Papanya tidak bisa mengantarkan keen karena sibuk bekerja. Keen melamun.

"Keen kenapa bengong?" Tanya miko tak ada jawaban "keen" teriak miko keen terlonjak kaget. "Kenapa lo?" Tanya miko lagi.

"Gue harap nayla ada disini melepas kepergian gue" kata keen. Mahesa menepuk puundak keen.

5 menit lagi keen berangkat ia mau masuk kedalam pesawat ia selalu menengok kebelakan ke tiga kalinya ya ada seorang perempuan lari ke arahnya.

"KEEN" teriak perempuan itu.

"Na-nayla" panggil keen. Semua menengok kebelekang ya itu adalah nayla.

"Keen maafin aku" nayla memeluk tubuh keen.

"Gak nay aku yang harusnya minta maaf" balas keen. "Ini demi mama aku nay" lanjut keen.

"Iya keen aku ngerti, kamu hati hati disana jangan main sama bule cantik disana" cubit nayla diperut keen, keen merasakan rasa sakit.

"Sakit nay, aku janji gak bakal tergoda dengan bule cantik" kata keen mengacungkan jari kelingkingnya nayla membalasnya. "Aku pergi udah dipanggil" kata keen.

"Hati hati ya dream" kata nayla. "Ini dibaca nanti didalam pesawat" kata nayla memberikan surat kecil, diangguki keen.

"Tutup mata kamu!" Suruh keen nayla menutup matanya,cup keen mencium kening nayla. "Itu janji aku" kata keen. Nayla tersenyum sumringah dan mengangguk. "Assallamualaikum" teriak keen.

"Waalaikumsallam" kompak mereka. Mereka melambaikan tangan pada keen.

Keen berjalan menuju pesawat, air mata keen jatuh ia tidak mau meninggalkan daerah kelahirannya dan maninggalkan nayla kekasih miliknya. Pesawat keen sudah terbang menuju amerika. Nayla dan kawan kawan pulang .

"Nay mau dianter?" Tanya mahesa.

"Gak usah gue bisa pulang sendiri" tolak nayla.

"Yaudah kita duluan ya nay" kata adelia melambaikan tangannya.

Nayla berjalan mencari taxi tidak ketemu ketemu akhirnya ia memutuskan untuk berhenti dicafe yang sering ia kunjungi bersama keen sepulang sekolah. Nayla membuka pintu cafe lalu duduk, seorang pelayan cafe menghampiri nayla.

"Mbak mau pesan apa?" Tanya pelayan itu lalu melihat muka nayla, "loh mbak biasanya datang bersama mas yang tinggi mancung itu?" Tanya pelayan itu lagi.

Nayla tersenyum "dianya lagi pergi keamerika jalanin pendidikan bisnis, saya mau blacksweet buble yang red valvet ya" kata nayla.

"Sabar ya mbak LDR-nya, oke ditunggu mbak" kata pelayannya nayla tersenyum lalu pelayan itu pergi.

••••

Didalam pesawat keen tak henti hentinya menatap kearah luar jendela, keen keamerika ditemani oleh ajudan papanya yang bernama Andi, ia merupakan orang kepercaya papanya yang mampu menjaga keen selama diamerika.

"Tuan, kenapa anda melihat kearah luar jendela saja?" Tanya andi.

"Jangan panggil saya tuan panggil saya keen karena kamu lebih tua dari pada saya" tolak keen.

Keenayla[END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang