"Wah hoseok-ah selamat yaa, akhirnya kau mendapatkan hati wendy juga" kata seokjin.
Seokjin dan hosoek kini berada di kafe seperti biasa, mereka berdua ini sangat menyukai coffee karna itu mereka sering pergi ke kafe bareng hanya untuk meminum segelas kopi dan berbincang ringan seputar pekerjaan atau masalah pribadi.
"Ne hyung, gomawo... aku sangat bahagia hyung, aku seakan bermimpi, akhirnya dia menerima cintaku juga" ucap hoseok dengan cengiran.
"Hyung kapan kau akan menyatakan cintamu pada sooyoung? Jangan terlalu lama hyung, nanti dia diambil orang, diakan cantik pasti banyak yang menyukainya" sambung hoseok.
"Aku sudah mengatakannya, tapi dia menolakku, dia belum membuka hatinya" kata seokjin dengan raut wajah sedih.
"Kapan hyung mengatakannya?".
"Tadi malam, kan kau sendiri yang mengusulkan untuk mengajak nya makan malam, bahkan aku mengikuti apa katamu, mengajaknya ke restoran yang kau usulkan itu".
"Wah benarkah, terus kenapa dia menolakmu hyung?".
"Dia bilang dia masih trauma".
"Bukankah dia sudah sembuh hyung?".
"Sudah tapi penyakitnya akan kambuh jika dia mengingatnya, aku tidak ingin dia sakit seperti dulu".
"Kau benar-benar namja yang keren hyung, aku akan terus mendukungmu".
"Gomawo hoseok-ah" ucap seokjin.
"Oiya, kapan kau akan menikahi wendy?" sambung seokjin.
"Kami sepakat akhir tahun hyung".
"Kenapa lama sekali?".
"Dia bilang, kami harus mempersiapkan semuanya dengan maksimal dan matang, karna ini akan menjadi hari pernikahan kami yang pertama dan terakhir, hihi.... Bukankah itu romantis hyung, aku tak menyangka jika wendy ternyata juga sangat mencintaiku, dia bilang, tak akan mau menikah dengan lalaki lain selain diriku dan aku akan menjadi laki-laki pertama dan terakhir untuknya" kata hoseok dengan bahagia.
"Ya... Ya.... Kalian memang sangat cocok, pasangan yang aneh".
"Apanya yang aneh hyung? Hyung saja yang terlalu lama sendiri, dari lahir tak pernah merasakan cinta jadinya ya begini pintar dalam hal lain tapi bodoh dalam cinta dan wanita, ck...ck... Sungguh kasian sooyoung ku".
"Sooyoung ku? Sejak kapan sooyoung menjadi milikmu? Ingat kau sudah punya wendy, jangan kau usik dan ganggu sooyoung ku".
"Hah, Hyung bahkan mengatakan sooyoung ku juga".
"Karena dia memang milikku, suatu saat nanti" ucapnya pelan.
"Pfftt.... Aku tak menyangka kau terlihat seperti bayi besar hyung, wajahmu sangat lucu".
"Kau ingin mati?".
"Hahahhaa tidak hyung, aku hanya bercanda".
Seokjin menggerutu tidak jelas membuat hoseok hanya tertawa kecil.
***
Kini kita beralih pada kehidupan taehyung, sudah lama kita tidak mendengar kabar tentang taehyung, apakah ia masih dengan kekasih selingkuhannya itu atau tidak.
Semenjak kejadian itu taehyung dan Jimin tidak pernah lagi terlihat dekat, meski mereka berada ditempat kerja yang sama tapi mereka tak pernah bertemu atau sekedar menyapa. Sebenarnya Jimin ingin berhenti tapi taehyung menolak surat pengunduran jimin, dengan banyak cara taehyung menahan Jimin di yayasannya, lain halnya sooyoung ia tidak mengirim kan surat pengunduran diri secara langsung tapi menitipkannya pada Jimin sehingga taehyung tidak bisa mencegahnya.

KAMU SEDANG MEMBACA
The Moon
RomancePesan yang bisa kamu petik dari cerita ini : 1. Hargai pasanganmu 2. Jaga kepercayaan-nya 3. Cintai dengan setulus hati dan, 4. Setialah jika kamu tak ingin kehilangannya. ❄ Bacalah jika kamu ingin tau kisah mereka :) #2 taejoy (23/06/2020) #3...