Tentu bukan hal yang mudah tinggal di kediaman Mahendra, Belum lagi selalu mendapat tatapan mematikan dari mama mertuanya. Namun Kaleyma berhasil bertahan cukup lama. Ayah mertuanya membuktikan ucapannya Untuk melindunginya dan Tsurayya. Dan hal yang paling membuatnya ingin tinggal begitu lama, adalah Gentaru yang selalu membanjiri dirinya dengan perhatian dan kasih sayangnya. Lelaki itu sudah agak berani rupanya, karena sering mengajak Kaleyma maupun Tsurayya berjalan jalan di sekitar komplek bertiga. Mereka seperti pasangan bahagia.
Jika dihitung, ini sudah memasuki minggu keempat yang artinya akan berjalan satu bulan. Semua baik baik saja meski hubungannya dengan mama mertuanya bisa dikatakan tak sehat. Namun, perempuan itu telah terbiasa, ia bisa mengatasi dan menyikapinya. Mama mertuanya memang tak berubah sejak dulu. Atau memang perempuan itu memang tak akan pernah bisa berubah.
Berbicara tentang Alexa. Perempuan itu masih sering mengunjungi kediaman Mahendra. Entah untuk berbincang bincang dengan sang mama ataupun Gentaru tujuannya. Hanya saja setelah insiden kembalinya Kaleyma, Alexa tak pernah lagi mau berbicara padanya. Namun, perempuan itu pula tak menebarkan kebencian seperti yang dilakukan mama mertuanya. Sedikit terbesit rasa sedih ketika ia diperlakukan berbeda, padahal dulu ia begitu mengagumi Alexa karena kebaikannya.
Hubungannya dengan Gentaru berjalan semestinya. Bahkan lelaki itu sudah berani masuk kamar yang di tempati Kaleyma dan Tsurayya sesukanya. Seperti sekarang contohnya, perempuan itu baru saja keluar dari kamar mandi usai membersihkan diri dan memandikan putrinya dan Gentaru masuk begitu saja. Lelaki itu yang sudah sangat sering memergoki Kaleyma hanya mengenakan handuk di badannya memilih untuk memalingkan muka meski pemandangan seperti ini kerap ditemuinya di hari hari sebelumnya. Ia yakin jika matanya tetap berpusat pada istrinya ia terpaksa akan mandi air dingin setelahnya. Kaleyma pun sama terkejutnya, lalu seperti hari hari sebelumnya yang ia lakukan adalah menaruh tubuh kecil putrinya yang dibalut diatas ranjang lalu segera meraih set pakaiannya dan segera masuk kamar kembali.
Gentaru bernafas lega ketika perempuan itu sudah tak berada pada tempat ia berdiri sebelumnya. Lelaki itu menghampiri Tsurayya yang terduduk diatas ranjang masih dalam keadaan dibalut seluruh badannya, lalu ia meraih minyak telon dan bedak bayi untuk dilumurkan keseluruh tubuh mungil putrinya dan yang terakhir adalah memakaikan baju Tsurayya, Gentaru telah terbiasa, tak memerlukan waktu yang lama untuk menyelesaikannya. Satu bulan terakhir memang ia meminta pada Kaleyma untuk diizinkan merawat putrinya.
Pintu kamar mandi kembali terbuka, menampakkan Kaleyma yang sudah lengkap dengan setelan pakaian santainya. Gentaru yang telah usai memakaikan baju anaknya berpaling untuk melihat Kaleyma. Wanita cantik itu langsung tersenyum ketika tatapan mereka bertemu. Selalu seperti itu. Mau tak mau genta membalasnya, senyuman yang begitu manis dan lembut sampai akhirnya panggilan Tsurayya membuatnya berpaling.
Tatapannya tak lepas sedari tadi. Menurut Kaleyma, melihat genta yang begitu berusaha menjadi ayah terbaik bagi Tsurayya adalah hal yang luar biasa menghiburnya. Ia tak pernah berdusta, apapun yang lelaki itu lakukan seakan semua terlihat benar dimatanya. Lalu tatapannya melirik pada mata elang yang begitu tajam nan indah yang dimiliki lelakinya. Hatinya berdesir karenanya. Kadang ia sendiri tak paham akan semua yang ia rasa. Hanya pandangan dari lelakinya saja mampu membuatnya berdebar tak semestinya, lalu senyumannya mampu membuat Kaleyma lupa akan dirinya. Seandainya lelaki itu tahu, jika dirinya berdampak begitu besar untuk kehidupan Kaleyma?
"Kal..."
"Iya mas,,"jawabnya lembut sembari tersenyum kembali.
"Kenapa memperhatikan ku terus?" Tanya genta kembali masih menggendong Tsurayya. Perempuan itu tertawa pelan yang begitu terdengar merdu dan menenangkan. Lalu semu merah mulai merambati pipinya yang terlihat begitu menggemaskan.
"Leyma kira mas Genta ga tau. Abisnya ganteng banget" Pipinya masih bersemu, bersamaan dengan senyuman yang kembali berkembang. Perempuan itu tengah malu rupanya.
"Kaya ga pernah liat orang tampan aja kamu."
"Emang ga pernah selama didesa. Menurut Kaleyma yang ganteng cuman mas Dimas doang." Tanpa sadar ucapannya sedikit membuat Gentaru cemburu, pasalnya istrinya tengah memuja lelaki yang tak lain adalah calon suaminya dulu. Ia tentu mengenal Dimas, lelaki tampan nan sopan yang begitu menggilai Kaleyma.
"Kal..." panggi Genta terdengar serius.
"Iya mas?" Tanggapnya cepat sembari menyunggingkan senyum kembali. Kurang beruntung apa ia memiliki istri sebaik dan seramah Kaleyma.
"Jangan suka senyum ke semua orang kaya gitu. Kalo mereka tanya ya jawab aja. Ga perlu di senyuman segala." Menangkap ada sedikit nada tak enak dari suaminya, Kaleyma mengerti Gentaru tengah iri. Lalu perempuan itu mendekat, memberanikan diri untuk memeluk tubuh tegap dan gagah suaminya dari belakang.
"Kaleyma akan usahakan ya mas. Tapi tidak janji." Ucapnya lembut yang seketika membuat Genta luluh karenanya. Masihkah ia tega untuk menyakiti istrinya lebih dari apa yang telah ia lakukan?
"Sini biar Kaleyma aja yang gendong Rayya. Ini kayanya udah waktunya Rayya tidur mas." Gentaru menurut, memberikan Rayya pada sang bunda. Lalu lelaki itu mengikuti langkah Kaleyma setelahnya.
"Kal,,malem ini aku tidur sini lagi yaa." Kaleyma sempat terdiam, sedikit merasa tak enakan dengan mama ataupun Alexa, bagaimanapun juga sebentar lagi suaminya akan menjadi milik sepupunya, calon istrinya. Namun tiba tiba perkataan ayahnya terbesit dalam pikirnya 'Sekali kali biarkan egomu menang. Jangan selalu mengalah demi seseorang, kamu berhak mendapatkan apa yang kamu ingin seperti Gentaru contohnya.' Lalu setelahnya ia mengangguk sembari tersenyum senang. Ia mengizinkan ayah dari putrinya tidur bersama.
Holaaa,,pokonya mau Vote sama coment yang banyak yaaa,,sejujurnya udah rada males karena viewers yang ga nambah nambah. Tapi aku usahain buat selalu update.
Lov y'all❤️🥰
KAMU SEDANG MEMBACA
Kaleyma
RomanceCinta Kaleyma begitu besar pada Gentaru namun lelaki itu menghianatinya. Meminang perempuan lain yang dulu mengaku hanya sebagai sepupu dari Gentaru. Lelaki itu menghianatinya berkali kali. Saat dirinya berjanji akan menjemput Kaleyma dan Tsurayya 2...
