Happy Reading!
__________________________________
Azura pergi ke kelasnya dan duduk di kursi nya beberapa menit kemudian Ello datang dan langsung duduk disampingnya.
"Jangan dipikirin omongan nya si Biru, dia emang gitu" kata Ello
Azura hanya mengangguk pelan.
"Yauda nih makan" kata Ello memberikan roti dan susu pada Azura
Azura menatap Ello.
"Gue gak mau tau yah lo harus makan ini sebelum bel masuk" kata Ello berikutnya dan menarik tangan Azura untuk menyentuh roti itu lalu ia beranjak pergi dari sana.
Ello menutup pintu kelas itu dan menarik kursi yang ada di sekelilingnya lalu duduk dikursi itu. Ia menghalangi pintu masuk, sengaja agar tidak ada yang masuk ke dalam.
Ello pun memainkan ponselnya dan bermain game untuk mengisi kekosongan waktunya saat ini.
Azura menatap ke arah pintu dan berpikir bahwa Ello benar benar baik. Iapun mengambil roti nya dan membukanya. Maskernya ia buka, karna dikelas sepi namun ia memakan roti dan susu itu dengan cepat takut seseorang akan datang ke kelas.
Diluar kelas Ello sudah ditatap oleh beberapa murid perempuan dengan tatapan yang berbinar binar, namun Ello sibuk dengan game nya dan tak sadar akan keramaian yang dihadapinya.
Lalu satu orang siswa pun berani menghampirinya.
"Ekhem"
Ello pun melirik ke siswa itu dan bertanya "Kenapa?" lalu melihat sekelilingnya dan berkata "Loh ko rame"
"Ka lo ngalangin jalan masuk ke kelas" kata murid laki laki itu
"Ohh itu kalian kalo mau masuk ke kelas tunggu bel masuk aja, mending kalian main lagi sana" kata Ello
"Minggir gak ka" kata laki laki itu sedikit emosi
"Wihh kalem bro" kata Ello dan merangkul cowo itu lalu berkata kembali
"Kalian keberatan gak kalo gue duduk disini sampe bel masuk?" tanya nya pada murid murid yang ada disana.
Semuanya menggeleng dengan senyum senyum.
"Tuhh mereka aja gak keberatan loh bro, tanggung gue lagi ML nih, atau lo mau mabar sama gue?" kata Ello pada cowok itu
"Ehh iyaa kalian juga yuk mending mabar sama gue" kata Ello pada cowok cowok lainnya
Itulah Ello mudah akrab dengan semua orang walaupun kadang terkesan sok kenal sok dekat. Untung ganteng kalo tidak entahlah bagaimana nasibnya. Namun Ello tak seperti Red yang genit.
***
Azura pun keluar dari kelas ketika sudah mulai sepi, sekarang ia berjalan melewati koridor untuk pulang. Lalu ia mendapatkan pesan dari Maminya.
Mami:
Sayang, mami gak bisa jemput ada pelanggan VIP ke butik yg gak bisa mami tinggal, terus papi masih meeting. Jadinya Mami suruh anaknya temen mami biar pulang bareng kamu. Mami suruh Biru yang jago berantem biar kalo kamu nanti dicegat lagi sama orang jahat biar di hajar mereka sama Biru, palingan dia nunggu kamu diparkiran. Hati hati dijalan yah sayang. Love you
Ara:
Iyaa Mami, love you too.
Azura hanya mengela napas.
"Kenapa harus Biru, dia kan kasar" kata Azura malas dan terus berjalan.
KAMU SEDANG MEMBACA
AZURA (END)
Novela JuvenilAZURA (Ugly Duckling and Four Guards) BISA DIBACA LENGLAP DI APK KUBACA !! BELUM DI NOVELKAN DI PENERBIT MANAPUN !! Buat yang baru baca bantu vote sama komen ya untuk support cerita ini!! Cerita tentang itik buruk rupa dan 4 penjaga. Tau kan cerita...
