finding Haechan

1.6K 188 14
                                        

"udah jam segini kok Haechan belom balik?" tanya Jeno yang baru saja selesai mandi, dia mengeringkan rambutnya dengan handuk.

"ga tau ini bocah kemana" jawab Jaemin yang sedang duduk didekat jendela sembari menatap indahnya kota dari jendela.

"jangan-jangan itu anak nyasar" sahut Renjun panik.

"bisa jadi" ucap Jeno.

"mau cari dia sekarang?" usul Jaemin sembari menoleh kearah dua temannya.

"iya ayo, kasian dia kan kalo nyasar ga bisa ngomong bahasa inggris" ucap Renjun setuju yang diangguki Jeno.

Akhirnya mereka bertiga keluar kamar dan pergi mencari Haechan.

[ 4 BABYSITTER ]

"punten, are you tau where hotel dekat sini?" tanya Haechan kepada seorang pejalan kaki yang lewat.

"what are you talking about? I do not know" jawab seorang pejalan kaki tersebut tidak tau dan langsung meninggalkan Haechan.

Haechan menghela nafas, karena ini kesembilan kalinya Haechan bertanya seperti itu dengan orang yang lewat.

Dia bingung sekarang, bagaimana dia pulang kehotel? Bagaimana kalau dia tidak bisa pulang? Apakah dia akan mati kelaparan?

Pikiran negatif terus menerus menghatui Haechan, dia bingung harus bagaimana lagi.

Cara satu-satunya yang Haechan punya hanyalah mencoba berjalan mencari jalan hotel tersebut. Dia berharap bisa menemukan jalan menuju hotel dan kembali bertemu dengan teman-temannya.

Haechan menghela nafas, "apes banget hari ini" gumamnya sembari berjalan santai.

"besok-besok gue ga bakal dah tidur lagi di pelajaran pak Johnny" gumamnya lagi, sembari melihat berbagai banyak toko yang dia lewati.

[ 4 BABYSITTER ]

Jeno, Jaemin dan Renjun masih kesusahan mencari temannya Haechan, keadaan disana sungguh ramai. Jadi mereka tidak bisa melihat Haechan dengan jelas.

"ini gimana kita nyari si Haechan kalo rame begini" keluh Renjun sembari menoleh kesana kemari siapa tau menemukan Haechan.

"ayo kita jalan lagi, siapa tau ketemu" ucap Jeno sembari berjalan yang diikuti Jaemin dan Renjun dari belakang.

Saat berjalan mencari Haechan, tak sengaja Jeno menabrak seseorang, orang itu tampak manis dan juga cantik. Walaupun sepertinya dia adalah seorang lelaki "oh! Sorry" ucap Jeno kepada orang yang ditabraknya lagi.

"It is okay" ucap pria tersebut sembari tersenyum dan langsung meninggalkan Jeno.

"gila, cantik banget" gumam Jeno sembari menoleh kebelakang dan melihat punggung orang yang tadi ditabraknya.

"siapa cantik banget?" tanya Jaemin dan Renjun kompak.

Jeno menggelengkan kepalanya cepat, "bukan apa-apa, ayo" ucapnya lalu langsung menarik kedua tangan temannya dan melanjutkan mencari Haechan.

[ 4 BABYSITTER ]

Haechan sepertinya sudah pasrah, bagaimana tidak? Dirinya sudah berjalan hampir satu jam tapi tak kunjung menemukan hotel tersebut.

Akhirnya Haechan duduk dikursi kosong, kakinya lelah dan butuh istirahat.

Tiba-tiba ada seorang pria yang lumayan cantik, duduk disebelah Haechan. Tapi karena itu kursi umum, jadi Haechan tak masalah.

Haechan menoleh kearah pira tersebut. Dari wajahnya pria itu tampak mirip seperti orang Korea. Oh! Apakah dia orang Korea?

"punten mau tanya" ucap Haechan kepada pria disebelahnya.

"iya?" tanya pria tersebut sembari menoleh kearah Haechan.

"oh! Orang Korea ya?" tanya Haechan.

Pria itu tersenyum, "iya aku orang Korea, kamu juga orang Korea?" tanya pria itu.

Haechan tersenyum senang, "akhirnya, oh iya aku orang Korea. Cuman tadi nyasar pas lagi jalan-jalan sendiri, udah gitu aku ga ngerti sama sekali b inggris" cerita Haechan ke si pria itu.

"memangnya nginep di hotel mana?" tanya pria itu lagi.

"hotel mana ya, wah lupa, hpku juga mati" jawab Haechan sedih.

Pria itu tersenyum lagi, astaga wajahnya sungguh manis sekali. "tidak apa, ayo mampir kerumahku, biar hp kamu nanti di cas dirumahku aja" tawar pria itu ramah.

"wah beneran? Boleh banget itu" ucap Haechan yang tentu tidak akan menolak tawaran tersebut.

Pria itu mengangguk lalu beranjak dari kursi, "ayo" ajak pria itu yang diangguki Haechan. Akhirnya mereka berdua pergi.

Pas sekali ketika mereka berdua pergi, Jeno, Jaemin dan Renjun melewati kursi yang tadi Haechan dan pria itu duduki.

"aduh, kita udah muter-muter tapi ga nemu dia juga" keluh Jaemin sembari menoleh kesana kemari.

"coba telfon" usul Jeno.

"tadi udah gua telfon, tapi hpnya mati" jawab Renjun.

"gimana ya" ucap Jeno sembari menggaruk rambutnya yang tidak gatal sama sekali.

"udah kita balik hotel aja dulu, semoga dia udah sampe disana" usul Jaemin yang diangguki oleh kedua temannya.

Akhirnya Jeno, Jaemin dan Renjun pergi kehotel sembari berharap kalau Haechan sudah ada dihotel.

[ 4 BABYSITTER ]

"maaf rumahku kecil" ucap pria itu sembari menyalakan lampu.

Ya, Haechan sudah sampai dirumah pria yang tadi dia temui. Dia menoleh kesana kemari melihat-lihat rumah tersebut.

"gapapa, lagian rumahnya bersih. Jadi aku nyaman" sahut Haechan sembari duduk disofa.

Pria tersebut pergi untuk mengisi batrai ponsel Haechan, setelah itu dia duduk disebelah Haechan.

"oh iya, siapa namanya?" tanya pria itu.

"Lee Haechan" jawab Haechan sembari tersenyum.

Pria itu ikut tersenyum, "aku Lee Taeyong, senang bertemu denganmu" .













































































































TBC
Halo semuaa akhirnya aku update lagi hehe..
Maaf ya slowupdate, soalnya tugas udah mulai berdatangan lagi:')

Next? Vote + comment

Luv u💚

4 BABYSITTER✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang