Aku menatap pantulan diriku di depan kaca. Aku sangat gugup. Ini pertama kalinya aku tampil di atas panggung. MV Crying sudah rilis 3 hari yang lalu. Dan sekarang LB akan melakukan comeback. Ah, ini pertama kalinya aku berpenampilan seperti ini. Aku merasa berbeda.
Aku menggunakan kaos oversize yang perutnya kelihatan. Aku menggunakan rok diatas lutut. Dengan make-up sederhana yang agak mencolok. Ini memang bukan yang pertama kalinya.. waktu shooting MV Crying juga berpenampilan seperti ini.
Namun rasanya beda. Ini dilihat banyak orang. Secara langsung. Astaga, aku benar-benar takut!
"Nahyun-ah"
Aku menoleh. "Ne, eonnie?"
Yuna eonnie tersenyum jahil padaku. "Kim Taehyung. Dia mencarimu"
Aku membulatkan mataku. "Eoh?? Dia tampil di Mnet juga??"
Yuna eonnie mengangguk-angguk sembari tersenyum. "Sudah, sana pergi!"
"E, eh? Tapi kan kita akan tampil-"
"Kita tidak akan tampil di awal"
Aku menghela napas. Aku hanya malu berpenampilan seperti ini di depan Taehyung. Sudah kubilang, ini bukan seperti diriku.
"Sudah ah, sana! Tiap malam kau curhat tentang dia tapi giliran bertemu langsung ragu-ragu"
Aku melepaskan tangan Yuna eonnie yang memaksaku pergi keluar dari ruangan khusus LB.
"Iya, eonnie! Aku akan keluar. Hanya saja.. Aku malu"
Yuna eonnie terdiam sejenak. Lalu tawanya pecah. "Ma.. malu??! HAHAHAHAHA! KENAPA KAU HARUS MA- HMMPH!"
Dengan cepat kututup mulut Yuna eonnie sebelum ia membuat semua orang disini menatap kami.
"Aku pergi!" ujarku sembari segera berjalan menuju pintu keluar ruangan ini.
Kutarik napas, lalu kuhembuskan. Tanganku ragu-ragu untuk membuka gagang pintunya.
"CEPATLAH, NAHYUN!"
Aku berbalik ke belakang dan menatap sinis Yuna eonnie yang tertawa terbahak-bahak melihatku. Hiran eonnie dan Romi eonnie ikut tertawa namun mereka harus menahannya karena mereka sedang dipakaikan make-up oleh MUA.
Cklek
Pintu pun sudah dibuka. Aku menengok ke kanan dan ke kiri, namun tidak ada siapa-siapa. Kuhela napasku. Lalu aku kembali berbalik menatap Yuna eonnie yang sedang menatapku bingung.
Sepertinya dia tidak mengerjaiku. Taehyung memang benar-benar kemari tapi sepertinya sudah pergi. Ya sudahlah, biarkan saja.
Saat mau melangkahkan kakiku kembali masuk ke dalam ruangan khusus Lonely Butterflies, seseorang menepuk pundakku. Refleks, aku kembali menoleh ke arah tadi.
"Eoh? Yoongi-ssi?"
Yoongi tersenyum tipis padaku. "Kita bertemu lagi"
Aku membalas senyumnya. "Uhm.. bagaimana kabarmu?"
"Baik"
"Oh ya. Adikmu, Haejin kuliah di Amerika, kan?? Dia sangat hebat."
Yoongi mengangguk-angguk. "Terima kasih"
"Emm, ngomong-ngomong.. Kau lihat-"
"Taehyung? Tadi dia mencarimu kesini tapi kau tidak keluar. Jadi dia mencari ke tempat lain"
KAMU SEDANG MEMBACA
STILL AN ARMY
Fanfiction[ON GOING] "Mulai sekarang tidak akan ada lagi yang namanya 'Taehyung-mu'." Lagi-lagi Nahyun dan Taehyung jatuh untuk kedua kalinya. Jatuh cinta. Akan tetapi mereka jatuh terlalu dalam. Hingga untuk kedua kalinya lagi, mereka saling melukai terlalu...
