|8| Baby?

466 26 3
                                    

3 minggu kemudian...

"SinB~ah, bangunlah, kau harus sekolah" Seketika SinB terbangun.
"Baiklah" SinB berlari menuju kamar mandi. Jessica hanya menggeleng gelengkan kepalanya saat melihat tingkah SinB yang semakin hari semakin berbeda dari biasanya.

***

"Dimana SinB?" Tanya Yuju saat baru saja sampai diruang makan. Yap, dia hanya melihat Donghae, Jessica, Jhope, dan Umji disana.
"Tadi dia terlambat bangun, Yuju~ya"
Yuju hanya mengangguk sambil berjalan menuju kursinya.
"Mianhae, aku terlambat" ucap SinB yang sedari tadi berjalan sambil terus menarik narik sabuk diroknya.
"Kau kenapa, SinB~ah?" Tanya Yuju yang heran dengan tingkah SinB.
"Eonnie, kenapa rokku semakin mengecil"
"Yak! Eonnie, tidak mungkin rok mu mengecil. Mungkin, badanmu yang semakin gemuk" SinB mendongakkan kepalanya menatap Umji.
"Benar juga" Jessica menatap SinB lekat lekat. Dia membulatkan matanya saat melihat pipi SinB.
"SinB~ah, eomma rasa kau menjadi lebih gemuk"
"MWO?!" Pekik SinB.
"Benar. Kau lihat saja dicermin" ucapan Yuju sontak membuat SinB mengambil cermin dan melihat pipinya yang lebih chubby dari sebelumnya.
"Tapi, kau semakin menggemaskan, eonnie" Umji terkekeh melihat ekspresi SinB, lalu mencubit pipinya.
"Sudah sudah. Sekarang makanlah, jangan sampai kalian terlambat pergi ke sekolah, ne?"
"Ne" ucap mereka bertiga kompak. Saat mereka memakan makanannya. Tiba tiba saja...

"Huek... Huek... Huek..." SinB memegangi perutnya yang mual.
"SinB~ah? Kau kenapa?" Tanya Yuju panik.
"SinB? Gwaenchana~yo?" Jessica mengambil segelas air putih, lalu memberikannya pada SinB.
"Ini, minumlah"
"Ah gomawo, eomma" Jessica tersenyum.
"Ah sepertinya aku akan sarapan disekolah saja"
"Kenapa? Apa masakan eomma tidak enak?"
"B-bukan. Hanya saja perutku sangat mual saat mencium bau bau nasi dan sayuran itu"
"Ah baiklah"
"Aku berangkat sekarang, eomma" SinB mengambil tasnya lalu pergi.
"SinB~ah, kau berangkat dengan siapa, eoh?"
"Jungkook. Dia menjemputku" teriak SinB yang sudah berada diluar rumah.

"Aish anak itu" Jessica menggeleng gelengkan kepalanya. Begitupun dengan Donghae, Jhope, Yuju, dan Umji.

***

"Jungkook? Kau sudah lama menungguku?" Tanya SinB yang baru saja menghampiri Jungkook yang sedang menunggunya.
"Tidak, aku baru saja sampai. Kajja, kits berangkat"
"Kajja"
"Tunggu, apa kau sudah sarapan?" SinB hanya menggeleng.
"Kenapa?"
"Entahlah, aku sedang tidak mood untuk sarapan dirumah, sepertinya" ucap SinB sambil masuk ke dalam mobil Jungkook. Begitupun dengan Jungkook.

"Eomma membuatkanku bekal. Kau makan saja, aku tidak mau kau sakit, SinB~ah" Jungkook memberikan sebuah kotak makan yang berisi makanan pada SinB. SinB menerimanya, ia membuka kotak makan itu yang ternyata berisi kimbap. SinB memakannya.
"Huek... Huekk... Huek... Ah, benar benar mengganggu, padahal aku sedang ingin memakan ini" SinB mengerucutkan bibirnya. Jungkook yang melihat itu hanya bingung, tapi ia juga gemas dengan ekspresi SinB yang langka itu.
"Kau ini kenapa, eoh?"
"Ah entahlah. Dari semalam, dan akhir akhir ini aku selalu mual, apalagi saat mencium bau bau nasi dan sayuran. Aku benar benar benci itu" SinB masih memegang kotak makan milik Jungkook itu.
"Mungkin kau sedang masuk angin"
"Ah benar juga, akhir akhir ini aku selalu ingin melihat pemandangan Seoul di malam hari" Jungkook mengacak rambut SinB gemas.
"Aish kau ini, sudah kubilang jangan terlalu sering keluar malam hari, ini akibatnya, kau jadi masuk angin, kan?"
"Ne, aku menyesal karena tidak mendengarkan mu" ketus SinB.
"Yak! Ubahlah nada bicaramu, Jeon SinB"
"Yak! Kau jangan merubah namaku, Jeon Jungkook!" Jungkook terkekeh mendengar protes SinB.
"Kenapa kau mentertawakanku, eoh?" Jungkook menggeleng.
"Tidak aku tidak mentertawakanmu, Hwang SinB"
"Diam! Aku tau kau mentertawakanku"
"Yak! Kau ini kenapa, eoh?"
"Hiks bahkan sekarang kau hiks membentakku hiks... Kau jahat hiks"
"SinB~ah, kenapa kau menangis? A-aku tidak membentakmu"
"Diam! Hiks kau jahat hiks" SinB melempar kotak makan milik Jungkook.
"Yak! SINB~AH! KAU INI KENAPA, EOH? LIHAT, EOMMAKU SUDAH SUSAH PAYAH MEMBUATKANKU KIMBAP, DAN KAU! KAU MALAH MELEPARNYA!" SinB menatap Jungkook dengan air mata yang mengalir dipipinya.
"Hiks... K-kau hiks, kau jahat Jungkook hiks... Hiks... Aku membencimu hiks..." SinB keluar dari mobil Jungkook dan berlari menuju mobil appa nya.
"Yak! SinB~ah, kau mau kemana, eoh?" Jungkook berlari menyusul SinB.

Will be better🍃Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang