08.Glophobia

8.3K 1.2K 35
                                        

Selalu saja seperti ini, selalu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Selalu saja seperti ini, selalu. Aku memeluk lutut lalu berkisah pada angin yanh bahkan tak pernah menetap.
-R-

-R-

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Hari ini adalah festival sekolah sebelum memasuki liburan musim gugur. Selanjutnya mereka akan bertemu kembali pada semester baru.

OSIS dan BEM kampus dalam naungan yayasan yang sama itu kini sedang bersiap dengan segala tetek bengeknya.

Jeno dan Donghyuck kian sibuk karena mereka bagian dari organisasi itu. Berbeda dengan Jaemin yang justru asik menatap halaman sekolah yang dipenuhi balon-balon warna warni dari rooftoop.

Renjun menutup pintu rooftoop dengan sedikit terkejut.

"Ah,  kukira aku sendirian yang kesini."

Jaemin tertawa kecil,  ia juga mengira begitu.

"Kenapa nggak gabung sama yang lain?" tanya Renjun penasaran saat sudah sama-sama berdiri di pembatas pagar.

Jaemin menggeleng. "Aku Glophobia. Aku punya kenangan kurang baik dengan balon. Jadi aku dan dia kayaknya nggak bisa bersatu. " jawab pemuda itu mulai mendramatisasi.

Renjun tertawa kecil. "Aku juga bermusuhan dengan benda itu kok."

Jaemin menggangguk. Ia tak bohong jika halaman sekolah kini terlihat sangat cantik.

Membayangkan betapa sibuknya Jeno, Mark dan Haechan, merancang ini semua dari jauh-jauh hari.

"Tapi tetap aja kita harus ke aula nanti saat pembukaan."

Jaemin mengiyakan pernyataan Renjun. Selama sekolah disini dan saat festival, maka acara pembukaan lah yang akan ia hindari. Karena saat itu aula akan penuh dengan balon helium yang besar dan mengerikan baginya.

Bunyi dentingan bel yang khas menandakan bahwa semua murid harus di aula sekarang.

"Bolos nih?" tanya Renjun saat Jaemin masih diam di tempatnya meskipun semenit setelah bel berhenti.

Fireflies✨Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang