11. Renjun, Jeno, dan Jaemin.

8.1K 1.2K 132
                                        

Kamu capek? Mau cerita? Kadang ada beberapa hal yang gak bisa disembunyikan terus sih

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Kamu capek? Mau cerita? Kadang ada beberapa hal yang gak bisa disembunyikan terus sih.
-Na

 -Na

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

.
.
.

Jaemin bosan. Amat sangat bosan.

Biasanya ia bisa pergi hang out dan liburan dengan Jeno. Kadang dengan Donghyuck saat pemuda itu tak sibuk dengan urusan grupnya dengan Mark dan kakaknya, Taeyong.

Nah sekarang kenapa ia sendiri?

Putra bungsu Lee Donghae kini sedang terbaring sakit karena memforsir tenaganya untuk acara minggu lalu.

Dan Renjun.. Jaemin benar-benar tidak menghubunginya sejak kejadian di aula. Jaemin sudah menelpon beberapa kali namun Renjun tak pernah mengangkatnya.

"Baangg~" Jaemin memanggil sang kakak dalam posisi berbaring di sofa dengan kepala di bawah.

"Hm??" Taeyong dari dapur menyahut sambil menuang susu. Ia sedang bersiap untuk tampil di acara amal dengan 127 Squad.

"Bosen Bang..." Jaemin mengadu, auranya seperti sudah kehilangan gairah hidup. Sudah musim gugur, tidak ada liburan keluar pula.

Jeno sakit, Renjun hilang tak ada kabar, sedangkan Donghyuck? Jaemin yakin amoeba satu itu akan memilih hibernasi daripada menemaninya main.

"Mau ikut Abang?" tanya Taeyong mendekati Jaemin. Miris melihat adiknya seperti itu. Ia akui Jaemin manja namun anehnya kelinci itu bisa dewasa seperti ibu saat berdekatan dengan Jisung, adik sepupunya.

"Ada Haechan?"

"Ya ada dong. Ada anak WeyVi juga."

Jaemin melenguh, Lucas dan Hendery adalah orang yang ia hindari karena sifat mereka yang terlampau bobrok. Ia tak bisa membayangkan bagaimana duo kembar itu bertemu dan berkumpul dengan Haechan.

"Nggak jadi ah. Roboh ntar cafenya. Mark-hyung apalagi tuh receh banget." balas Jaemin lalu bangkit dari rebahannya.

Ia memutuskan untuk ke rumah Jeno. Biarlah eyesmile itu terganggu, ia suntuk.

Fireflies✨Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang