Teeet teeet teettttttt
Suara bel pUlang berbunyi semua murid bersiap-siap pulang.
"ok anak-anak pelajaran hari ini sampai disini dulu besok kita lanjutin kembali".
"baik bukk"serentak semua murid.
Kirana langsung berdiri dan menggendong tas gendongnya.
"lo mau kemana ki buru-buru amat "heran vania.
"gue ada urusan bentar"jawab kirana cepat.
"gue duluan ya "pamit kirana sambil tersenyum.
"dia mau kemana ya tumben ??"tanya sekar penasaran.
"gak tau tuhh aneh "ucap fany.
Sedangkan disisi lain kirana berjalan menyusuri koridoor kelas, langkah Kirana sengaja ia percepat sesekali kirana berlari-lari kecil.
Gue harus nemui elo
Gimanapun caranya gue harus nemui elo
Tunggu guee
Gue bisa jelasinn
Ucap batin kirana sepanjang perjalanan.
"permisi hufftt huffttt "ucap kirana sambil mengatur nafas.
Yups langkahnya terhenti dikelas 11 ipa 1.
Semua mata tertuju padanya.
"wahhh ada tamu nihh"ucap dimas.
"kenapa ki ?? "tanya aldo.
"gu-gue nyari vikram ada?? "ucap ragu kirana.
Kemajuan. Batin satya
"pas banget tuh anak belum pulang"ucap aldo
"vik ada yang nyariin nihh buruan"sambung aldo.
Vikram sedari tadi sebenarnya sudah mengetahui kedatangan kirana, tetapi ia lebih memilih bersifat acuh kepada kirana.
Vikram berjalan mendekati pintu keluar tanpa berniat melihat kirana sedikitpun.
"gue mau ngomong"ucap kirana menghadang vikram didepan pintu.
"minggir"ucap vikram datar.
"vik "panggil kirana.
"minggir atau lo... "
"atau apa ??"tantang kirana.
"vikk"tegur satya.
"gue bilang MINGGiR"ucap vikram sambil mendorong kirana.
Brukk
Kirana terjatuh membentur dinding tembok karna mendapat serangan mendadak dari vikram
"arghh kepala gue"ucap Kirana.
"vikk" ucap aldo.
"lo keterlaluan tau vik"timpal satya sambil membantu kirana berdiri.
Vikram yang melihat itu membuat hatinya merasa bersalah Kepada kirana meskipun begitu egonya tetap memaksanya untuk meninggalkan kirana.
Vikram tanpa basa basi meninggalkan kirana dan memilih melanjutkan langkahnya.
"lo gak papa ki"ucap satya.
"kepala gue sa-kittt"lirih kirana lalu jatuh pingsan.
"gimana nih sat nih anak pingsan gue takut dia kenapa-napa"panik aldo karna mengingat kirana belum lama menjalani oprasi.
"WOY VIK KIRANA PINGSAN NIH "teriak dimass.
Teriakan dimas terdengar ditelinga vikram meskipun begitu ego vikram tetaplah besar ia tetap melanjutkan langkahnya menuju keparkiran.
KAMU SEDANG MEMBACA
VIKRAM
Fiksi Remaja" ikut gue "ucapnya dingin sambil menarik pergelangan tangan kirana "eh... eh... eh lo mau bawa gue kemana, lo mau nyulik gue ya atau jangan-jangan lo mau ngapa-ngapain gue."ucap kirana sambil memberontak Vikram adalah cowok dingin dan cuek,ia juga...
