8. Chapter 8 : konflik nindia & galang (2)

79 13 0
                                        

Setelah kejadian tersebut natasya sudah jarang bertemu dengan Ragella, natasya berjaga jarak terhadap Ragella. Alasannya, karena dia masih kecewa terhadap Ragella terutama Galang.

Saat ini Ragella sedang berkumpul di bascamp mereka dengan suasana yang agak canggung. Richard yang memahami suasana pun segera memecahkan ke akward-an ini.

"Ekhm" Dehem richard.

Jordan yang mendengar deheman Richard segera mengalihkan pandangannya ke arah Richard dengan alis berkerut.

"Seharusnya kita ngasih tau natasya waktu itu" Ujar Richard lesu.

"Iyaa, tapi udah terlanjur" Balas Jordan dengan lesu.

Brandon dan yang lainnya kecuali galang, mendengar topik pembahasan antara Richard dan Jordan segera mengalihkan padangannya ke arah mereka berdua.

"Natasya bakal maafin kita ko, yaa walaupun butuh waktu yang lama" ucap Brandon.

"Semoga natasya secepatnya bisa maafin kita" ucap alex yang di amin-kan oleh semua nya kecuali Galang.

Galang saat ini sedang merasa bersalah, karena peran utama konflik natasya benci dengan mereka adalah dirinya. Seandainya Galang memberi tahu natasya waktu itu, pasti teman-temannya tidak ikut-ikutan di benci oleh natasya.

INI SEMUA SALAH DIRINYA !!.

"ARGHH!!" Teriak Galang frustasi.

"Eh lang kenapa lo?" Tanya Ronald kepada Galang, tetapi di hiraukan oleh galang.

"Lang, you oke?" Tanya alan, tetapi responnya tetap sama galang menghiraukan ucapan teman-temannya.

Mereka semua yang peka dengan perasaan Galang saat ini hanya bisa menenangkan Galang, membiarkan Galang yang sedang kalut dalam pemikirannya.

Tak lama setelah itu Galang tersadar dari lamunannya yang membuat mereka semua bernafas lega. Jujur, selama Galang melamun mereka semua was-was dengan Galang, takut kesurupan kata Alan Haha.

"Udah tenang lang?" Tanya Alan sedikit gugup.

"Gue gapapa" Balas Galang dengan raut muka lesu.

"Ucapan lo boleh bilang gapapa, tapi di dalam hati lo pasti lo ga baik-baik aja" Ujar Jordan, yang sayangnya tepat sasaran sekali.
Setelah Jordan berkata seperti itu, Galang kembali melamun.

"Gak ada akhlaknya lo lang" ucap Richard sedikit emosi yang membuat mereka semua tertawa kecil kecuali Galang yang sedang melamun.

Tak lama setelah itu, Galang kembali tersadar dari lamunannya dan berkata.

"Gue brengsek banget ya?" Tanya nya dengan pelan, tetapi masih bisa didengar oleh mereka.

"Iya lo emang brengsek" Ujar Jordan berpura-pura kesal.

"Iya, emang" Balas Galang .

"Lo jangan nyalahin diri lo sendiri lang, lo pasti ngelakuin ini ada alasan, yang membuat lo terpaksa untuk ngelakuin ini" Ucap Brandon yang sukses memuat Galang mengangkat kepalanya.

"Kalo ada alasannya, kasih tau kita lang, biar kita gak salah paham" Ujar alex yang mendapatkan anggukan dari semuanya kecuali Galang.

NATASYAJORDAN Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang