29. Chapter 29 : Win, River Lose.

46 5 3
                                        

halo yorobun! aku kembali lagi waahahahaha

ini juga partnya lumayan deh.

kalian bosen gak sih rekomen lagu terus? Tapi gue bingung mau ngapain ini nyapa kalian? ngapain yaa? rekomen aja deh haha

song :

🎶 Brutal - Olivia Rodrigo 🎶

yuks gaskeun dengerinnnn!! ASIKEUN BANGET LAGUNYA EUYYYY! lov u mba olip haha.

happy reading oll!! 😍

●●●

Natasya dan Rico berlari dengan tergesa menuju depan gerbang sekolah mereka. Dan benar, disana sudah terdapat puluhan anak River, dan beberapa anak Ragella.

Natasya berjalan menuju ke kerumunan itu, Natasya melewati Galang, Brandon, Richard, Ronald, Alex dan Alan. Mereka sempat terkejut akan kehadiran Natasya, tetapi setelah diingat bahwa Natasya adalah bagian dari mereka juga, bahkan lebih penting.

Natasya menghampiri Jordan, ia berdiri di samping Jordan, Natasya melihat raut wajahnya, ya memang. Jordan terlihat begitu marah dengan Gheo - Ketua River.

"Kamu kenapa disini Cha?" Tanya Jordan kepada Natasya.

Natasya megerutkan keningnya. "Loh? Aku wakil kamu Dan, harus ada aku, aku harus bertanggung jawab. Masa kaya gini gada aku? Makan enaknya doang dong?" Ucap Natasya.

Jordan hanya tersenyum menanggapi Natasya, ia kembali menatap Gheo dengan pandangan amarah yang sangat terlihat di manik mata Jordan.

"Cewe lo Dan?" Tanya Gheo sambil memandang Natasya dari atas sampai bawah.

Natasya yang ditatap seperti itu ingin sekali menghabisi Gheo habis-habisan, tetapi niatnya diurungkan karena disaat seperti ini Natasya harus bisa mengkontrol emosinya. Begitupun dengan Jordan, dan anggota Ragella lainnya.

"Matanya santai aja dong, gausah jelalatan, mau gue tusuk pake duri ikan?" Sensi Richard.

Mendengar tuturan Richard, semua anak Ragella bahkan Jordan Natasya dan Brandon ikut tertawa mendengarnya.

"HAHAHAHAHAHAHA" Tawa menggelegar anggota Ragella.

Gheo yang benci ditertawakan pun berteriak tidak terima. "MAKSUD LO SEMUA APAAN NGETAWAIN GUE??" Teriak Gheo.

Ragella bukan diam, malah makin mengeraskan tawa mereka berupaya membuat River malu karena sudah ditertawakan oleh anak Pancasila, terlebih dengan yang berkuasa, Ragella.

Jordan menatap Gheo. "Lo kalo gamau diketawain, makanya jangan main main sama anak Pancasila. Apalagi Ragella." Ujar Jordan sambil terkekeh.

Natasya menatap Jordan juga dengan terkekeh. Lalu beralih menatap Gheo yang sedang tersulut emosi itu dengan sinis. "Masih malu gak? Kalo udah gak bisa kan sekarang nih mulainya? Kasian dong lo dateng jauh-jauh dari SMA Gerlangga ke SMA Pancasila cuma buat nyari ribut sama kita. Tuh temen lo udah bawa tongkat, kasian temen lo kecapean nenteng terus." Ucap Natasya sambil terkekeh dan menampilkan smirknya.

Ragella kembali ricuh setelah mendengar ucapan Natasya. Wakil mereka bukan kaleng-kaleng man.

"Natasya keren banget dah anjir" Ucap Ronald pelan. Dan diangguki oleh semua anak inti Ragella.

Gheo yang semakin tersulut emosi pun meneriaki Natasya tepat didepan muka Natasya. "LO CEWE GAUSAH BELAGU YA ANJING, SENGGOL SEDIKIT SAMA GUE ABIS LO" Teriak Gheo.

NATASYAJORDAN Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang