13 | t h i r t e e n

159 28 1
                                    

dengan votment kalian udah jadi good readers loh 🤗

"tuh dosen jelasin apa yasinan sih? lama banget anjir" suara grasak grusuk Minju yang barusan ngedumel pelan soal pak dosen yang saat ini sedang mengajar di depan.

Heejin yang memang duduk persis di bangku depan Minju otomatis mendengar ocehan gadis yang berstatus sohib nya dari SMA itu. kali ini memang benar, dirinya setuju dengan Minju. jam sudah menunjukkan pukul 2 lewat 10 menit. yang seharusnya mahasiswa sudah boleh dipulangkan dari 10 menit yang lalu. namun sampai sekarang dosen tersebut masih mengoceh menjabarkan materi fisika yang sama sekali tidak masuk di otak Heejin.

Heejin menghela nafas panjang, bosan di kelas mendengarkan runtaian rumus-rumus, dirinya ingin cepat pulang, menghampiri kasur kesayangannya. seminggu ini jadwal kuliahnya sangat padat, entah kenapa rasanya makin hari para dosen semakin gencar memberi asupan materi yang membuat otak para mahasiswa seakan ingin meledak.

setelah kurang lebih 15 menit berlalu, akhirnya dosen tersebut mengakhiri jam mengajarnya. murid-murid kelas heejin tampak buru-buru berhamburan keluar kelas ingin pulang, bahkan bisa dilihat kan, bukan Heejin saja yang penat karena pak dosen tua itu.

"ju, pulang sama siapa?" tanya heejin berdiri menghampiri meja Minju.

"kayanya dijemput Abang gue deh" jawab Minju di sela-sela merapihkan buku-bukunya.

"yah, padahal baru mau ngajakin main" ucap Heejin. jujur saja dia dengan Minju sudah lama tidak pergi keluar bareng. semenjak jadwal kuliahnya yang full satu Minggu ini.

"yah nextime deh gue kabarin, gue lagi ada urusan nih" jelas Minju yang sepertinya memang lagi buru-buru. entah urusan apa, Heejin tidak ingin bertanya dulu.

merespon ucapan Minju dengan anggukan, akhirnya Minju keluar kelas duluan setelah sebelumnya sempat melambaikan tangan, juga flying kiss ke Heejin. agak lebay emang, tapi hal seperti itu yang buat persahabatan mereka dari dulu awet sampai sekarang.

Heejin tertawa sekilas menanggapi hal yang dilakukan Minju barusan sebelum keluar kelas. menggelengkan kepala, tak habis pikir dengan sifat konyol Minju tersebut. bisa bisanya yang seperti itu di cap playgirl kelas kakap.

tidak lama setelah Minju pergi, Heejin juga ikutan keluar kelas karena kelas pun juga sudah mulai sepi. beberapa mungkin masih harus menetap disitu karena kepentingan tugasnya bersama dosen.

Heejin berjalan menyusuri lobby kampus, dirinya ingin ke halte depan berniat menunggu grab disana. sebenarnya jaehyun sempat menawari adik perempuannya itu untuk dijemput, namun ternyata tidak jadi karena mendadak ada urusan dengan rekan kampus nya.

Heejin melewati lobby kampus yang entah kenapa cukup ramai. padahal jam pulangnya sudah daritadi. sepertinya ada pembagian formulir organisasi. namun Heejin malas untuk mengambilnya, ia ingin langsung pulang. lagi pula tidak minat, Heejin terlalu menyayangi kasur daripada harus ikut organisasi rumit di kampus nya itu.

di tengah keramaian orang Heejin melihat anak komplotannya jeno - ralat, maksudnya temen temennya jeno. tapi tidak salah kan jika Heejin menyebutnya komplotan? karena setelah beberapa hari berturut-turut makan di kantin, Heejin baru tau ternyata mereka ini komplotan hits. terbukti dari cewe cewe yang tak segan segan menghampiri mereka untuk meminta nomor telepon.

maafkan Heejin yang terlalu kudet.

namun, belakangan ini Heejin sudah beberapa kali melihat komplotan mereka tapi tidak terdapat Jeno di dalamnya. err - bukannya terlalu memperhatikan jeno, tapi heejin hanya merasa heran saja, biasanya jeno yang paling menonjol diantara mereka setelah jaemin.

He's JenoTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang