PART 50

135K 11.2K 3.7K
                                        

"Al-lana..ma-maafin gue" ucap Arthur

"Cukup!?" Bentak Alana

"Jangan pernah lo sentuh kakak gue, ingat itu!" ucap Alana dengan kilatan biru dimatanya.

Bughhh

Bugghhh

"Brengsek lo!! Ngapain lo pukul adek gue anjing!!" Teriak Arsen yang membabi buta Arthur

"Udah kak" ucap Alana dengan suara lembut dengan memegang pundak Arsen

"Tapi dia udah pukulin kamu" ucap Arsen

"Udah, Nggak papa kok" ucap Alana yang berusaha untuk tegar dan menahan tangisnya.

"Gue akan balas lo Arthur" ucap Atlan.

Lalu Alana beralih menatap Arthur dengan tatapan yang penuh akan kemarahan

"Emangnya kenapa kalau gue pukul perempuan ini haaa?!!" Bentak Alana dengan amarah yang sudah berada dipuncaknya

"Tadi Kevin udah ngasih tau sama gadis bodoh ini buat nggak usah ikut campur, tapi dia tetep aja ngeyel mau sok jadi pahlawan kesiangan" bentak Alana

"Jaga omongan lo Alana! Dia itu temen gue,dan lo nggak berhak buat mukul dia kayak tadi" Bentak Arthur

"Brengsek" ucap Alana.

"Asal lo tau, Arthur Zeus Avram Feodore. jalang yang udah di seret sama Bodyguard gue tadi, dia yang udah berani nembak ban mobil gue dan buat gue kecelakaan, dan hampir kehilangan nyawa gue!!" Teriak Alana.

Arthur yang mendengar ucapan Alana menjadi terdiam dan juga merasa menyesal karena telah membentak Alana. Tapi dia juga merasa marah karena Alana telah memukul Grace dengan botol kaca.

"Dan lo!!! karena lo, semua nya jadi kacau,bitch" ucap Alana pada Grace

Brukk

Bughhh

Alana memukul dan menendang punggung Grace dengan sangat keras

"Arrrggghhhh,sakit" teriak Grace

"Alana!!!!" Teriak Arthur dengan nafas memburunya.

" Apa!! Puas lo?!! Puas lo udah pukul dan ngebentak gue haaaa!!" Ucap Alana dengan suara bergetar dan mata yang berkaca-kaca.
Sekuat apapun Alana, dia juga seorang gadis biasa. Siapa yang akan kuat mendengar bentakan yang dilontarkan oleh orang yang kita cintai.

Arthur pun ikut merasa sakit melihat tatapan sayu Alana saat ini, ditambah lagi, mata indah itu mengeluarkan setetes kristal bening.

"Maaf" ucap Arthur dengan tatapan yang penuh penyesalan

Lalu Alana menghapus Air matanya dan menatap Arthur dengan tatapan yang sulit diartikan.

"Lo udah salah karena ngebentak gue Arthur, dan juga lo akan menyesal karena ngebela wanita ular ini" ucap Alana

"Dia teman gue Alana" ucap Arthur dengan wajah frustasi

"Lo jangan pernah nemuin gue lagi" ucap Alana

Degg
Arthur merasa sangat hancur mendengar ucapan Alana.

"Nggak!!" Bentak Arthur dengan nafas memburunya

Lalu Alana keluar dari kantin itu tanpa mengeluarkan sepatah kata pun dan amarah yang memuncak

"Lo nggak akan bisa ketemu Alana lagi karna     semua yang lo lakuin sama adek gue, dengan beraninya lo ngebentak dan mukulin adek gue di depan semua orang! asal lo tau keluarga gue aja nggak pernah ngebentak bahkan mukul Alana dengan susah payah keluarga gue ngejaga dan ngerawat Alana seperti sebuah berlian, dan sekarang orang asing kayak lo dengan berani ngebentak dan mukulin adek gue?!" ucap Alenio

LEADER (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang