Setelah Alana menerima lamaran Arthur, mereka semua pun memutuskan untuk mengadakan makan malam besar-besaran. Dan sekarang mereka pun menikmati seluruh didangan yang tersaji. Termasuk Semua teman-teman Alana. Mereka terlihat sangat bahagia melihat seluruh hidangan yang sangat menggugah selera
Lain halnya dengan Arthur dan Alana. Mereka berdua sedang duduk di taman belakang. Setelah Alana menerima lamaran Arthur tadi, Arthur langsung membawa Alana ke taman belakang, Karena dia sangat Khawatir dengan kondisi Alana
"Coba aku liat mana yang sakit" ucap Arthur sambil memegang kedua pipi Alana
"Sini" tunjuk Alana pada keningnya yang memerah
"Kok bisa jatuh sih, lihat tuh merah kan kening nya" ucap Arthur sambil melihat kening Alana
"Ya karena aku buru-buru, makanya aku bisa jatuh" ucap Alana dengan mata yang berkaca-kaca
"Sakit nggak?" Tanya Arthur yang menatap mata Alana dengat raut wajah kecewa
"Iyaaa" ucap Alana dengan lirih dan kembali menangis
"Jangan nangis" ucap Arthur yang menghapus Air mata Alana.
"Liat tuh matanya sama hidungnya udah merah" ucap Arthur
Cup
Cup
Cup
Arthur pun mencium kedua kelopak mata Alana dan kemudian mencium hidung Alana yang sudah memerah
"Jangan nangis lagi ya sayang" ucap Arthur sambil memeluk Alana
"Aku nggak mau pisah sama mommy daddy" ucap Alana yang masih bersandar di dada Arthur sambil memainkan kancing baju Arthur
"Geli sayang" ucap Arthur
"Maaf" ucap Alana
"Nggak papa kok" ucap Arthur sambil mengelus rambut Alana ucap Arthur
"Kamu nggak akan pisah sama keluarga kamu kok" ucap Arthur
"Tapi nanti kamu bawa aku pergi jauh dari mereka" ucap Alana
"Nggak akan sayang, kamu akan tetap bersama mereka selamanya" ucap Arthur
"Makasih ya, kamu udah ngertiin aku" ucap Alana
"apapun untuk kamu" ucap Arthur
"Kita masuk kedalam yuk" ucap Alana
"Ngapain di dalam?" Tanya Arthur
"Nggak tau, aku cuma mau di peluk sama mommy daddy aja" ucap Alana
"Kok kamu makin manja aja?" Tanya Arthur
"Nggak tau, aku juga heran, masa dikit-dikit nangis, padahal aku kena luka tembak aja nggak pernah nangis" ucap Alana seperti anak kecil yang sedang bercerita. arthur langsung tertawa melihat Alana yang bertingkah seperti anak kecil
Cup
Arthur pun mendaratkan ciumannya di pipi Alana"Kamu gemesh banget sih" ucap Arthur
"Kamu mahh" ucap Alana
"Kamu manja sama mommy daddy mungkin karena kamu mau pisah sama mereka" ucap Arthur
"Maybe" ucap Alana.
Setelah itu Arthur langsung menatap langit malam yang bertabur bintang. Pemandangan yang sangat indah terpampang nyata di depan mereka
"Maaf" ucap Arthur tiba-tiba. Lalu Alana langsung menatap Arthur sambil mengangkat sebelah Alisnya

KAMU SEDANG MEMBACA
LEADER (END)
Teen Fiction⚠️DON'T COPY MY STORY!!⚠️ #mafiaseries Gadis yang terlahir memiliki paras yang sangat sangat cantik bagaikan sesosok malaikat.serta memiliki netra biru yang sangat indah.dia terlahir dari keluarga yang sangat kaya raya...gadis itu memiliki sifat yan...