sungchan:
tan?
sungchan:
lo udah gak suka cimory ya?
Sudah puluhan, atau mungkin bahkan hampir ratusan kintan baca pesan itu. Cowok itu mengirim pesannya dari 20 menit yang lalu dan belum juga ia balas. Bahkan belum ia buka juga
Kintan meletakkan ponselnya resah ke kolong mejanya lalu memejamkan matanya sambil menidurkan kepalanya. Jujur dia bingung
"Kampret ya lo tan! Pamit balik ke kelas katanya mau belajar malah tiduran."
Kintan kembali membuka matanya dan menoleh ke ryujin yang sudah ada di bangkunya lalu menghela napas. Benar, dia tadi pamit ke kelas duluan dari kantin karena ingat kalau sehabis istirahat ada quiz biologi dan mau belajar lagi
Tapi dia nggak bohong kok, dia emang beneran belajar. Tapi tiba-tiba dapet chat dari sungchan mangkanya jadi gini
"Gue beneran belajar kok. Cuma istirahat bentar." balasnya lalu kembali membuka bukunya
Lima menit berlalu dan dia masih kepikiran chat yang dia terima beberapa menit lalu dan langsung mengambil ponselnya lagi. Dengan cepat dia mengetikkan sesuatu, untuk membalas pesan pastinya
sungchan:
tan?
sungchan:
lo udah gak suka cimory ya?
kintan:
masih kok
kintan:
kenapa chan?
Setelah mengirim pesan itu, kintan kembali menghela napas. "Dia kok tau ya gue suka cimory?"
"Terus ngapain juga nanyain?" lanjutnya sambil mengernyit bingung. Dia nggak merasa pernah bilang ke sungchan tentang minuman favoritenya. Dan ngapain juga dia ngasih tau?
"Tan lo tau gak nih bacanya apa?" kintan menoleh ke ryujin yang sedang menyipitkan matanya melihat tulisan yang ada di lembaran buku
"Hahh apa nih?"
"Sumpah, ini gak kebaca jin." imbuhnya
Ryujin mendecak. "Jadi tambah pusing gue bacanya." ucapnya lalu memijat pelipisnya pelan
"Ini bukan buku lo kan?" tanya kintan setelah meneliti tulisan yang ada dibuku itu dan nggak mirip sama sekali sama tulisannya ryujin biasanya
Ryujin menganguk. "Bukunya daehwi. Gue pinjem mau ngelihat catetan bab empat."
Ryujin menggelengkan kepalanya sambil melihat ke buku bergambar mobil itu lagi. "Jadi nyesel gue minjemnya"
Kintan terkekeh. "Lagian kenapa lo minjem punya daehwi? Ini gue ada jin." kintan langsung menyodorkan buku tulisnya ke ryujin. Agak kasihan juga kalau temennya ini tiba-tiba gagar otak gara-gara baca tulisan di buku itu
Nggak bermaksud ngehina, tapi jujur emang tulisannya cowok itu amburadul banget dan sering di tegur guru-guru karena nggak kebaca
Kintan kembali melihat layar ponselnya. Masih nggak ada balasan dari sungchan dan malah di baca aja
Beberapa menit kemudian, ponselnya bergetar. Sesuai dugaan, itu notif chat dari sungchan
sungchan:
ohh masih sukaaa
sungchan:
enggak, cuma bingung aja
kintan:
bingung? kenapa?
KAMU SEDANG MEMBACA
Between Us ; Sungchan
Fanfiction[TAHAP REVISI] ft. jung sungchan [non baku] © mccanaa ㅡ 2020
