Between Us : 17

2.1K 476 18
                                        


"Anjing!" umpat jaemin dan langsung ngelempar hpnya pelan ke kasur. Setelah itu dia panik sendiri karena lemparannya gak tepat sasaran dan malah meleset ke lantai

Sungchan menghela napas ketika tau apa alasan dari jaemin mengumpat barusan. Ternyata dia kalah main game

Dia kira ada apa soalnya cowok itu tiba-tiba teriak, keras banget sampai-sampai dia jadi kebangun saking kagetnya

"Lo laper gak chan?" sungchan melirik sebentar ke arah jaemin yang masih fokus ngusap-ngusap ponselnya sama lengan bajunya

"Kenyang." setelah menjawab, dia kembali memejamkan mataya. Matanya masih berat dan itu tandanya dia masih ngantuk

Tapi sialnya, udah lima menit dia mejamin mata dan gak kunjung tidur juga

"Mau kemana?" tanyanya ketika mendengar pintu kamarnya dibuka. "Ke supermarket, ikut gak lo?"

"Ah lama lo! Gue tinggal," jaemin langsung pergi begitu aja karena sungchan gak juga bangkit dari kasurnya. Sungchan juga gak ada niatan sama sekali buat ngejar jaemin, rasa malasnya lebih tinggi

Sungchan meringis kecil saat setelah meregangkan bahunya yang kerasa pegal. Dia baru sadar kalau salah tidur, karena lehernya juga ikutan nyeri pas dia gerakin

"Ngeri juga ya." monolognya setelah menoleh ke cermin yang menempel ditembok, walau lehernya masih sakit dia masih berhasil untuk ngelihat ke arah sana

Kantung matanya menghitam, wajahnya juga kelihatan letih lesu. Gak heran kenapa jaemin akhir-akhir ini suka nyuruh dia buat make masker mata

"Halo?"

"Beliin balsem. Leher gue sakit."

Jaemin mendecak, "gue cuma bawa uang dua puluh ya njing, gatau ini entar cukup apa enggak."

Sungchan menghela napas, dia gak mau berdebat sebenarnya. Tapi emang lehernya beneran sakit. "Nanti gue ganti, emang lo mau beli apa sih?"

Jaemin gak jawab, disana dia lagi sibuk jinjing keranjang belanjaannya buat ditunjukin ke kamera. "Nih, banyak."

"Beli nasgor ajalah di depan, cuma delapan ribu."

Jaemin ngehela napas pasrah dan akhirnya nganguk. "Awas aja gak lo ganti."

"Bentar, gue mau nitip lagi."

Terdengar helaan napas dari sana. "Beliin gue minum."

"Apaan?"

Sungchan diam. Matanya sibuk meneliti ke arah kulkas minuman yang berasa di belakang jaemin. "Susu yang enak apa?"

Jaemin menggeleng, dia memang nggak tau. Dia juga gak pernah suka sama yang namanya susu. "Ayo cepet, yang lain aja lah jangan susu."

"Lo lama chan, gue matiin nih ya?" ancam jaemin yang mulai kesal karena sepupunya ini gak to the point

"Cimory aja deh, yang ungu. Gue gak tau itu rasa apa."

Jaemin mencibikkan bibirnya dan langsung membuka kulkas berisi minuman itu. Mengerutkan alisnya dan menatap sungchan di layar ponsel, "ini?"

Between Us ; Sungchan Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang