//Flashback
"[Name] aku sudah hampir sampai dirumahmu. Bersiaplah!"
- - - - - - -
Begitulah kira-kira isi pesan dari Hideki disaat ia ingin menjemput [Name] dirumahnya.
Begitu tiba di depan rumahnya, ia tak melihat [Name] yang sedang menunggu didepan rumah.
Bahkan pintu rumahnya masih tertutup rapat.
Hideki mencoba mengetuk pintu rumahnya, namun tidak ada jawaban. Hampir sekitar 10 menit ia menunggu, tak ada jawaban dari si pemilik rumah.
"Bahkan pesan yang kukirim tadi belum dibacanya"
Laki-Laki itu sedikit kebingungan. Ia mencoba menyuruh teman-temannya yang lain untuk menghubungi [Name] namun sama saja, tidak ada respon dari [Name].
Hampir kehabisan akal, ia mencoba untuk membuka pintu rumah. Saat knobnya diputar, ternyata pintunya tidak terkunci.
"[Name], aku izin masuk ya"
Tap tap tap..
Langkah demi langkah ia langkahkan untuk menelusuri rumah [Name].
"Dia tidak ada diruang tamu"
Hideki mencoba menaiki tangga.
"Mungkin di lantai dua?"
Ia hanya melihat satu-satunya ruangan dengan pintu yang sedikit terbuka.
Begitu ia dorong perlahan pintunya, nampaklah sosok seorang gadis dengan surai [h/c] yang terbaring di lantai.
Sontak, pria itu menghampiri sosok disana dan memeriksa kondisinya.
"Tubuhnya.. dingin sekali"
Tanpa menunggu lama, ia segera melarikan gadis itu kerumah sakit terdekat.
Ia juga tak lupa memberi kabar kepada teman-teman lainnya yang telah tiba di lokasi dimana tim Karasuno akan bertanding.
//Flashback ended
_________
"[Name]!! Jangan pergi"
"[Name] Tunggu!!"
"Kau mau kemana?
"Oi [Name]!! Dengarkan aku!"
Laki-laki itu terbangun dari tidurnya. Ia bernafas berat sambil mengerjapkan kedua matanya. Kedua maniknya terbuka lebar.
Manik cokelatnya melirik sekitar.
"Rumah?"
Saat ini ia telah berada dirumah, tepatnya di kamarnya.
Tenyata itu semua hanyalah mimpi
KAMU SEDANG MEMBACA
𝗗𝗮𝗶𝗷𝗼𝘂𝗯𝘂 | 𝗧𝘀𝘂𝗸𝗶𝘀𝗵𝗶𝗺𝗮 𝗞𝗲𝗶
Fanfiction[𝗕𝗘𝗟𝗨𝗠 𝗗𝗜 𝗥𝗘𝗩𝗜𝗦𝗜] 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘣𝘢𝘪𝘬-𝘣𝘢𝘪𝘬 𝘴𝘢𝘫𝘢 .・゜-: ✧ :- -: ✧ :-゜・. Bermula dari sebuah pertemuan yang tidak disengaja. Membawa keduanya jatuh dalam kisah pertemanan, berlanjut hingga melibatkan perasaan. Tsukishima...
