Fünf

439 62 12
                                        

Happy reading semuaaaa!
Jangan lupa vomment yaaaa🌸

Siang itu, Jisung dan Felix sedang bersantai di kantin menikmati jajanan mereka

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Siang itu, Jisung dan Felix sedang bersantai di kantin menikmati jajanan mereka. Kuliah selesai lebih cepat karena dosen yang terakhir memberi mata kuliah tidak datang.

Felix menyeruput minuman sodanya sambil menatap Jisung yang tengah asik dengan ponselnya. "Eh, gimana perkembangan lo?"

Jisung mendongak. "Perkembangan apa?"

"Perkembangan janin."

Kepala Felix sukses mendapatkan pukulan. Bukan oleh Jisung, melainkan seorang Changbin yang diam-diam sudah berada di belakang Felix beberapa saat yang lalu.

"Sakit, Kak!" pekik Felix sambil mengelus puncak kepalanya.

"Utuk utuk, mana yang sakit Felix sayang?"

Jisung otomatis menutup kedua matanya dengan tangan. "Maaf saudara-saudara, tapi saya alergi sama yang uwu-uwu."

Kedua pasangan kekasih di hadapan Jisung hanya bisa terkekeh melihat tingkah Jisung. Mereka bertiga menghabiskan setengah jam mengobrol sampai akhirnya Jisung pamit karena sudah ada janji dengan Minho untuk menemani doi melihat setelan untuk wisuda nanti.

"Ji?" panggil Felix ketika Jisung baru saja melangkah.

"Apa?"

"Kalau ada apa-apa jangan sungkan cari gue sama Kak Changbin," katanya.

"Tenang! Selama gue sama Kak Minho pasti terjamin kok!" Jisung mengacungkan ibu jarinya pada Felix. Kemudian ia melambaikan tangannya pada dua sejoli itu.

Dengan sabar Jisung menunggu Minho menjemputnya di depan gedung fakultas. Beberapa teman berlalu lalang menyapa Jisung, tetapi atensinya kali ini hanya tertuju pada Minho, Minho dan Minho.

"Duh, Kak Minho di mana sih?" gerutunya.

Baru saja hendak menghubungi Minho, mobil familiar datang dari arah kanan. Ketika berhenti di depan gedung, kaca mobil bergerak turun.

"Udah nunggu lama? Maaf gue tadi mampir bentar ke toko jam."

"Gak lama kok, Kak."

Jisung masuk ke dalam mobil, duduk di kursi penumpang depan dan memakai sabuk pengaman. "Kita mau langsung ke toko?"

Minho menggelengkan kepala. "Temenin gue makan siang dulu bentar, lo udah makan?"

"Udah sih tadi," jawab Jisung.

"Ya udah nanti nontonin aja gue makan."

"Abis dari toko liat jas, terus kita mau ke mana?" tanya Jisung.

"Gue rencananya ngajak lo ke rumah sih."

DEG.

Ke rumah Kak Minho?

BUCKET LIST (Discontinued)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang