"nama kakak itu sama kayak reliatnya"
"angkasa!sangat jauh dan mustahil di gapai"
"tapi di dunia gak ada yang mustahil"
_______
"kak coba senyum deh,kakak terkesan angkuh gak mau senyum"
"senyum gue cuma buat calon ibu dari anak anak gue"
"emang iya...
Kemarin ada yang nyuruh angkasa buat cari tau pokok masalahnya katanya kesel kalo kaya gitu terus.
Hehehe Aku tau gimana rasanya Orang aku yang buat cerita sendiri aja gereget Hahahaha Curhat!!
Sory"
Maaf tapi aku udah ada alur sendiri di mana angkasa akan tau...
Pokoknya Sabar aja
Yang tanya ini endnya sampai berapa
Jujur udah ada rencana tapi belum pasti Jadi jawabannya.. ......
.....
RAHASIA😁
TUNGGU AJA!!😊
Oh ya satu lagi jangan sampai lupa!!
Ada yang komen puji cerita ini bagus juga
Lagi lagi aku bertetimakasih Semoga sampai akhir kalian suka
.........
.
Jangan lupa komen and vote.
Aku lebih suka kalian ungkapin apa yang kalian rasa setelah baca cerita aku. Karna jujur itu buat aku lebih semangat
Dan tentu jadi sering up ceriranya😁🙏🖤
Happy reading🕊
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Caramel menatap nanar lapangan utama saat gadis itu melewatinya,sudut bibir caramel terangkat menginggat disinilah pertama kalinya ia dan angkasa bertemu.
Andai saja dulu tidak ada kejadian seperti itu,pasti dirinya dan angkasa tetap menjadi asing sampai saat ini,pasti tidak ada alur takdir yang membuatnya dan angkasa harus menanggung luka ini.
"karaaa!!tunggu gueee!!"suara nyaring dari belakang caramel membuat langkahnya terhenti.
"bintang"pekik caramel,bintang segera berlari dan merangkul sahabatnya.
"kemarin gimana?"tanya bintang,raut wajah caramel berubah seketika,sadar akan hal itu bintang pun menepuk pundak caramel.
"coba aja lo dengerin gue sama pelangi ka!,pasti kak angkasa bakal bantu lo apapun itu pasti dia gak ngebiarin lo pergi gitu aja"tutur bintang,caramel tersenyum kecut.