[33.Sebuah kejutan]

1.1K 81 1
                                    

Happy reading🕊

     Angkasa menatap langit langit kamarnya,hari harinya memang sudah bisa di katakan normal tanpa harus memikirkan kondisi papanya,angkasa hanya takut merusak semua kebahagiaannya hanya karna sikap sang papa

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

     Angkasa menatap langit langit kamarnya,hari harinya memang sudah bisa di katakan normal tanpa harus memikirkan kondisi papanya,angkasa hanya takut merusak semua kebahagiaannya hanya karna sikap sang papa.

     Cowok itu tersenyum simpul mengingat hari harinya bersama caramel,semua berubah menjadi membahagiakan,fikiran angkasa berpacu dan fokus kepada satu ide,cowok itu segera bangkit dan mengetikkan sesuatu di ponselnya.

"lebih baik gue siap siap"gumam angkasa lalu beranjak menuju kamar mandi.

🍭🍭🍭

"hari ini jualan banyak banget kamu"ucap jasmin,caramel tersenyum sambil menata kue kue yang hendak ia jual.

"kan ini hari minggu bun,lagian kara gak ada urusan"balas caramel,jasminpun membantu sang putri.

"gak keluar sama nak angkasa??kalian lagi berantem??tumben banget"tanya jasmin,caramel menghentikan kegiatannya dan menatap jasmin sekilas lalu kembali menata kue kuenya,gadis itu tersenyum.

"nggak kok bun,emang angkasa gak ngajakin jalan,lagian bunda pengen banget kara berantem"sambung caramel.

"enak aja!siapa juga yang mau putri kesayangan bunda nangis nangis karna patah hati,yaa bunda bersyukur deh ka kamu ketemu nak angkasa,tapi tetep harus fokus belajar"timpal jasmin,wanita itu mengusap rambut putrinya dengan penuh kasih sayang.

"siap ibu negara"cletuk caramel sambil memberi penghormatan sekilas kepada jasmin,wanita itu terkekeh melihat tingkah putrinya.

"yaudah bunda kedalem dulu,nanti kalo capek bilang ya biar bunda gantiin"jelas jasmin,caramel mengagguk.

_____

"emang harus banget tawuran,lo gak inget yang dulu dulu caramel ilang"ucap niko.

"gue pastiin kali ini gak akan ke ulang"balas angkasa.

"kenapa gak balapan aja,mabuk,atau main sama cewek gitu??"sambung galaksi.

"eh jibo!,lo mau angkasa di talak camel?lo aja sono main sama cabe cabean lampu merah"sahut langit.

"jibo??"tanya surya,heran.

"jigong kebo"jawab langit dengan watadosnya.

"udah lakuin aja yang gue mau,jangan banyak bacot"sarkas angkasa.

   Kelima cowok yang sedang duduk di sofa rumah angkasa itupun membuat rencan,yang entah ada apa di balik rencara itu.

ANGKASA  [Completed]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang