"Ya.. ampun kaum adam lo susah banget buat gue takhlukkin" ucap Zemira
"Emang seharusnya kaum adam yang nakhlukkin kaum hawa bukan malah sebaliknya" Ucap Kevlar
Tentang Zemira, gadis yang di besarkan di panti asuhan. Siswa berprestasi dan jangan lup...
"Thanks Kevlar, hati - hati ya" Zemira melambaikan tangannya ketika Kevlar mulai meninggalkan daerah panti asuhan.
"Alhamdulillah akhirnya selesai juga" Zemira melihat seluruh body motor maticnya.
Setelah bel pulang sekolah tadi. Kevlar sudah menunggu Zemira di depan kelasnya. Zemira dan Neisha sendiri pun kaget.
Melihat Zemira sudah keluar dari kelas, Kevlar pun segera menggandeng tangan Zemira, membawanya ke parkiran dan memakaikan helm untuk Zemira.
Zemira sendiri pun agak bingung dengan tindakan Kevlar. Sedari tadi ia memandang wajah Kevlar yg memakaikan ia helm.
Kevlar yang merasa di pandangi pun berdehem pelan.
"Ehem"
"Kenapa lo? Mau tanya skincare lagi?" tanya Kevlar.
"Emang bakal di jawab?" ucap Zemira dengan nada selembut mungkin.
"Ganjen" ucap Kevlar.
"Ihh kasar banget si Kevlar kalau ngomong." Zemira mendengus kesal.
"Kita mau kemana sih, kencan?" tanya Zemira antusias.
"Neraka" jawab Kevlar singkat.
"Hah? Yang bener?" Zemira memutar bola matanya malas.
"Ngambil motor lo, cepetan naik" titah Kevlar.
Zemira pun paham ternyata Kevlar membantu Zemira mengambil motornya di bengkel. Ternyata tidak sesuai ekspetasinya. Ia kira Kevlar ingin mengajaknya pergi kencan untuk memperbaiki masalah yang terjadi waktu istirahat di sekolah.