5

192 186 28
                                        

                     

                          ©©©©©

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

                          ©©©©©

"Sha.. Nanti jangan lupa habis sekolah kita langsung ke cafe biasanya ya.." ucap Zemira mengingatkan Neisha.

"Sip, ngwerjwain tyugas kan" ucap Neisha.

"Di telen dulu bambang" Zemira menoyor pelan jidat neisha.

Ya mereka sedang berada di kantin.
Istirahat enaknya ya ke kantin mengisi energi  yg telah habis.

" Hehe, lo tanya ya gue jawab" ucap Neisha.

"Zee.." panggil Neisha.

"Iya kenapa?" Zemira yg tadinya menatap layar hp mengalihkan tatapan nya ke sahabatnya.

"Lo tadi gpp kan?" ucap Neisha hati - hati.

"Tadi? Kapan? Emang gue kenapa?" Zemira pura - pura tidak tau,padahal ia tau kalau arah pembicaraan ini menuju ke kejadian tadi pagi.

"Halah gk usah sok gk tau lo, gue tau kali tadi pagi kan lo..." ucap Neisha kepotong.

"Lo Zemira kan.. " ucap Delvan.

Delvan Alvito Rajendra.
Teman Seangkatan Zemira.
Ia juga salah satu mostwanted.
Ia sangat di kenal dg sifat cool nya ia juga sangat pintar dalam hal pelajaran dan permainan futsal.

Zemira pun tidak pernah dekat dg salah satu mostwanted ini.
Ini pertama kalinya ia berbicara dg Delvan.

Ia tau kalau Delvan ini juga salah satu mostwanted di SMA nya ini tapi menurutnya tidak ada 1 pun cowok yg seperfect Kevlar.

Zemira sudah terlalu jatuh dalam pesona seorang Kevlar guyss

"Iya kenapa" ucap Zemira.

"Di panggil " ucap Delvan singkat.

Zemira menyenggol pelan lengan neisha, ia menatap Neisha lalu menatap Delvan.

"Gue di panggil siapa Nei" tanya zemira pelan.

"Ya mana gue tau bambang,tanya si Delvan lah" ucap Neisha tak kalah pelan.

"Emm, emang gue di panggil siapa " ucap Zemira.

"Di panggil bu Leni di Perpus " ucap Delvan.

"Oh, sekarang?" tanya Zemira.

"2 tahun lagi " ucap Delvan datar.

"Yah dah lulus dong gue" ucap Zemira menahan tawa.

Neisha yg berada di samping Zemira pun juga menahan tawanya.
Pasalnya mostwanted yg satu ini sangat lah cool dan tidak pernah se receh ini.

"Bego lo, ya sekarang lah ayo.."

Delvan langsung meraih tangan Zemira dan langsung menggandeng nya.

Zemira pun tersentak kaget dg apa yg di lakukan Delvan. pasal nya ia baru saja kenal dan ia langsung begini.

Aksa dan Gio yang sedari tadi melihat awal Delvan ke bangku kedua cewek tersebut, mereka telah memperhatikan kejadian yg berada di seberang sana.
Tentu saja kecuali si Kevlar yg asik dg handphone nya.

"Wusshh gila gercep banget tuh si Delvan" ucap Aksa.

"Langsung gandeng si Zemira lagi" ucap Gio menimpali.

Kevlar yg mendengar kata Zemira yg di ucap kan.
Kevlar segera menatap di mana dua orang yg lawan jenis itu sedang bergandengan keluar kantin.

"Tumben lo ngangkat wajah lo biasanya main mulu ama hp lo " ucap Gio.

"Paling juga gara - gara kita manggil namanya si Zemira tadi, ngaku gk lo " ucap Aksa menunjuk Kevlar.

"Ya emang " ucap Kevlar dg wajah datarnya.

"Cemburu y lo" ucap Gio.

"Ya kagak lah, enak aja..
Malah gue bersyukur biar si Zemira gak gangguin gue lagi lah.. Biarin aja sih mereka mau ngapain aja gue gk peduli " ucap Kevlar.

" Iya tau, tapi jangan ngegas keles.." ucap Aksa.

"Ngegas banget lu lar " ucap Gio.

                  ©©©©©

"Kita mau kemana van " ucap Zemira di sela sela ingin melepas gandengan tangan delvan.

"Ke perpus ... Udah gk usah di lepas biar cepet aja jalannya " ucap Delvan.

"Tapi gue malu di liatin orang, apalagi Kevlar nanti dia cemburu loh" ucap Zemira.

"oh" ucap Delvan datar.

"Hah? Oh doang?" ucap Zemira.

"Ya mau apa lagi sih, rewel banget lo jadi cewek " ucap Delvan.

"Ya lepasin dong tangan gue.. Delvan pinter...." ucap Zemira.

"Gk usah, nanggung ini 5 langkah lagi juga udah nyampe" ucap Delvan.

                       ©©©©©

"Insyaallah bu saya bisa mengikuti olim ini tapi partner saya siapa bu" ucap Zemira.

"Delvan yang menjadi partner mu nanti" ucap bu Leni.

Zemira mengangguk

"Kira - kira olim nya kapan ya bu " ucap Zemira.

"1 setengah bulan lagi kayaknya, di persiapin ya, setiap hari selasa 10 menit habis  bel pulang kalian udah harus stay di perpus ya, itu jadwal kalian belajar bersama ibu, kalau kalian mau belajar berdua juga gpp" ucap bu Leni.

"Siap bu" ucap Zemira.

Delvan pun cuma meangguk - angguk kan kepalanya.

"Yaudah kalian pulang, hati - hati ya" ucap bu Leni.












__________________
Holaaa... Maap ya guys lama update nya.
Tetap stay safe and stay healty ya..
Jangan lupa vote and komen ya..

Gresik,2 November 2020.

ZEMIRA [ON GOING]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang