"yoon tumben lo diam mulu"
"Sariawan lo?"
Yoongi menggeleng pelan menjawab pertanyaan jhope yang menatap nya aneh
Saat ini mereka lagi berkumpul di apartemen yoongi sembari merayakan keberhasilan namjoon yang memenangkan balapan tadi siang
Namjoon memang mendapat tantangan balapan dari musuh bebuyutan nya sejak sekolah menengah pertama, tanpa ragu namjoon menerima nya dan melakukan balap liar siang tadi di temani oleh kekasih tercinta, namjoon tergiur karna barang taruhan yang di berikan eunwoo kini bukan jalang seperti biasa namun uang sebesar 10 juta, karna eunwoo tau, kalau jalang itu terlalu murah dan tak menantang sedangkan namjoon menjadikan motor ninja kesayangan nya itu sebagai barang taruhan, seokjin sempat melarang nya namun dengan percaya diri namjoon mengatakan bahwa dua yang akan menang
Terbukti!
Namjoon pulang dengan membawa uang 10 juta di tas nya dan menyuruh teman teman nya untuk berkumpul di apartemen yoongi untuk merayakan nya
"Iya yoon, biasa nya lo nggak sependiam ini" namjoon meminum beer nya dan menatap yoongi heran
"Gue mikirin jimin"
Semua yang ada di sana menoleh dan menatap yoongi terkejut
Yoongi yang merasa salah bicara pun berdehem dan menggaruk hidung nya
"Maksud gue, gue mikirin gimana supaya jimin nggak di ganggu suho lagi"
"Kenapa lo mikirin gituan?"
"Gue cuma nggak mau jimin ikut jadi korban suho joon, lo paham maksud gue kan?"
Mereka kompak mengangguk dan ikut berfikir, mereka juga kasihan melihat bocah polos itu menjadi intaian si brengsek suho
"Jadiin jimin pacar kakak aja! Biar kita semua bisa jaga jimin sama sama"
Semua mengalihkan pandangan pada jungkook yang tengah bersandar di lengan kekasih nya sambil meminum susu pisang nya tenang
"Maksud kookie?"
"Gini, maksud nya tuh, kak yoongi jadian sama jimin, jadi kakak bisa jaga jimin sepenuh nya, kakak ada alasan biar bisa deket jimin terus bukan? Kita juga bisa ikut bantu jaga jimin sama sama"
Jhope menggerutkan kening nya bingung
"Bukan nya dengan kaya gitu Suho bakal makin gencar ganggu jimin?"
Mereka kembali menganggukan kepala tanda setuju dengan ucapan jhope
"Tapi gue setuju sih sama kookie"
Mereka menatap seokjin dengan serius, karna mereka tau seokjin memang uke yang ramah dan penurut pada seme nya, namun pendapat nya adalah yang terbaik dari siapa pun, fikiran nya yang dewasa dapat memberikan jalan keluar bagi siapa pun yang memiliki masalah
"Dengan yoongi jadian sama jimin, gue yakin nggak bakal ada celah untuk suho nyakitin jimin, karna gue yakin yoongi bakal jaga jimin sepenuh hatinya"
"Tunggu!"
Yoongi menyela sambil memijat pangkal hidung nya bingung
"Apa apaan? Kok jadi jodohin gue sama jimin?"
"Itu satu satu nya cara yoon"
Yoongi menghela nafas kasar
"Gue tau lo nggak suka sama jimin yoon, jimin juga mungkin nggak ada rasa sama lo, tapi kita harus lindungin dia gimana pun caranya"
"Gue bingung sama diri gue sendiri"
"Tanya sama hati lo yoon, jujir sama diri sendiri" seokjin menatap yoongi dengan lembut, mau bagaimana pun yoongi sudah dia anggap seperti adik kandung nya sendiri
KAMU SEDANG MEMBACA
[End] Serendipity
Novela JuvenilSeorang namja dingin berhati batu yang di pertemukan dengan namja polos yang mempunyai masa kelam membuat jimin selalu dihantui bayang-bayang menakutkan BxB Hight rangking🏅 •3#mprag 17062021 •01#jackson 21082021 05#jiminbottom 21082021
![[End] Serendipity](https://img.wattpad.com/cover/252648446-64-k864935.jpg)