Chapter XV : Cathlin and Jose?

65 3 0
                                        

" .... don't you bring us down hmm...  today~ "

" Great job Ms Perrie !! " ucap Anthony sambil menepuk tangannya begitu aku menyelesaikan cover lagu Beautiful milik Christina Aguilera. langsung kulepas headphone yang sedari menempel ditelingaku dan segera keluar dari ruangan tempatku biasa melakukan pekerjaan bernyanyiku.

" terima kasih Anthony ! untunglah moodku sedang baik hari ini ! " ujarku menyambutnya.

" hm Zayn belum datang ? " tanyanya.

" uh-uh dia berkata bahwa ia ada jam kuliah tambahan hari ini, jadi aku akan pulang sendiri saja nanti " 

" oh begitu, tumben ia tidak memberitahuku ! oke lupakan saja, well apa kau sudah makan siang hari ini ? " tanya Anthony sekali lagi, mengingat ini sudah pukul 4 sore dan aku belum makan apapun setelah pulang kuliah tadi otomatis aku menggeleng padanya.

" baiklah aku akan mentraktirmu makan siang hm walaupun aku tidak yakin apakah ini masih waktu makan siang, ayo ! " ajaknya dan aku mengikutinya melangkah dibelakang, ini pertama kalinya aku pergi makan berdua karena biasanya ada Zayn dan Niall kadang juga nyonya Noel sang penyanyi senior juga ikut.

akhirnya kami tiba disebuah restoran dengan bergaya ketimuran, seperti yang aku dengar ia memang suka makanan khas timur tetapi ini juga pertama kalinya mengajakku kemari padahal sebelumnya ia hanya mengajak kami ke restoran cepat saji ataupun kedai makan pada umumnya.

" sihlakan kau memesan dulu " tutur Anthony begitu kami sudah duduk dan membuka menu yang diberikan pelayan tadi.

" aku lumayan bingung dengan menunya, bisa tolong kau saja yang memesankan padaku ? " pintaku.

" hm apa kau suka daging sapi yang dibumbui rempah ? " tanya-nya tiba - tiba dan dengan perlahan aku mengangguk.

" well ok aku akan memesankan itu untukmu " aku hanya bisa membalas bantuannya dengan senyuman.

singkat cerita kami sudah memakan makanan utama, tak perlu kalian tanyakan bagaimana rasanya ! apapun yang aku makan pasti enak dan kini aku sedang asyik memakan es krim didepanku ini sebagai desertnya. Anthony tak berhenti terkekeh melihatku makan, ia mengatakan bahwa caraku makan sangat lucu.

" kau tahu Perrie, kau mengingatkanku pada seseorang " ujarnya tiba - tiba langsung saja aku menatapnya dengan cukup terkejut.

" oops bukan seseorang tetapi dua orang " lanjutnya kembali, jujur perkataannya makin membuatku memiringkan kepalaku.

" yang satu kau mengingatkanku pada.. uhm.. mantan kekasihku, ia memiliki senyum, mata dan bibir mirip sepertimu. ia juga gemar makan sayangnya suaranya tak seindah milikmu hahaha " katanya dengan seketika aku terkekeh akibat cerita tentang masa lalunya.

" lalu um kalau boleh tahu mengapa kau putus dengannya ? "

FREEDOMWhere stories live. Discover now